Ia mengingatkan, pelayanan kesehatan bukan ruang coba-coba, apalagi sampai menggerus kepercayaan publik.
“Jangan sampai masyarakat dirugikan. Kalau ada persoalan, jangan ditutup-tutupi. Harus dibenahi, bukan malah jadi cerita berulang,” tandasnya.
Di tengah tuntutan pelayanan prima, keluhan demi keluhan ini menjadi alarm keras—bahwa di balik gedung rumah sakit yang megah, masih ada pekerjaan rumah yang belum selesai. (rezza rizaldi)
