“Nanti pelaksanaannya kita tunjuk. Kita perhitungkan sekitar Rp4 triliun demi keselamatan. Kita sangat perlu kereta api, jadi harus kita lakukan,” tegas Presiden Prabowo.
Ia juga menekankan bahwa pembenahan yang selama puluhan tahun tertunda kini saatnya benar-benar diwujudkan.
Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan yang terjadi.
Baca Juga:Persik dan Borneo FC Berebut Momentum, Rendy Sanjaya Siap Jawab Tantangan di KediriBojan Hodak Sengat Skuad Persib Bandung Jelang Lawan Bhayangkara FC: Kami Mempersulit Diri Sendiri
Belasungkawa itu ia sampaikan atas nama pribadi maupun pemerintah kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian korban telah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis.
Meski demikian, masih ada sekitar 54 orang yang menjalani perawatan.
Menurutnya, seluruh korban telah mendapatkan penanganan yang baik, baik yang masih dirawat maupun yang sudah dipulangkan.
Terkait kompensasi, Prabowo memastikan pemerintah akan memberikan hak-hak korban.
Ia menegaskan seluruh mekanisme bantuan dan kompensasi tengah disiapkan agar para korban mendapat dukungan yang layak pascakejadian.
