“Kalau ternyata bukti yang kami kumpulkan itu banyak hoax-hoaxnya, kami akan lakukan proses hukum di luar laporan yang sudah kami buat. Itu pesan dari keluarga korban,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kasus ini terus bergulir dengan pemeriksaan saksi yang belum rampung.
Polisi masih berada pada tahap pendalaman, sementara perbedaan versi antara korban dan terduga pelaku belum menemukan titik temu.
Baca Juga:33 Prajurit Kodim 0612 Tasikmalaya Butuh Tindak Lanjut Medis: Hasil Cek KesehatanSekolah Rakyat di Kota Tasikmalaya Tersandera Lahan, Pemkot Tunggu Dokumen Final
Di tengah itu, publik—lagi-lagi—diuji: antara sabar menunggu fakta, atau tergoda ikut meramaikan opini. (rezza rizaldi)
