Bahkan, Bologna disebut masih bisa mendapatkan keuntungan finansial jika melepas sang pelatih lebih awal.
Sorotan lain diarahkan ke laga di Stadion Franchi antara ACF Fiorentina dan US Sassuolo.
Pertandingan itu disebut sebagai ajang pembuktian antara pelatih saat ini dan kandidat masa depan, dengan nama-nama seperti Ivan Juric (Vanoli konteks pelatih) dan Fabio Grosso ikut dikaitkan.
Baca Juga:Fabregas Ingin Bertahan di Como: Bodoh Jika Berfikir Saya Akan Pergi ke ChelseaCaressa Bantah Chivu Lebih Hebat dari Inzaghi: Simone Menangkan 2 Scudetto dan Lolos ke Final Liga Champions
Bahkan, opsi lain seperti Maurizio Sarri atau pelatih asing juga disebut masuk radar, dengan Fabio Paratici masih aktif menyusun rencana.
Di akhir tulisannya, Calamai turut membahas masa depan tim nasional Italia.
Ia menilai nama-nama seperti Massimiliano Allegri dan Antonio Conte memang mencuat, tetapi ia justru lebih memilih pelatih AC Milan saat ini sebagai sosok yang tepat untuk peran tersebut.
Menurutnya, karakter pelatih Milan lebih cocok sebagai “selektor” ketimbang pelatih murni, sebuah kualitas yang dibutuhkan di level tim nasional.
Namun ia juga pesimistis akan adanya perubahan besar, bahkan jika Italia kembali gagal dalam upaya lolos ke Piala Dunia.
“Tidak akan ada yang benar-benar berubah. Tidak ada yang benar-benar membantu tim nasional dan pelatihnya,” tutup Calamai.
