“Kalau ada lahan representatif, saya siap dorong ke wali kota. Ini sudah lama dibicarakan, tinggal keberanian mengeksekusi,” tegasnya.
Dalam pertemuan ini turut hadir Kabaglog Polres Tasikmalaya Kota, Kompol Erustiana, Tokoh Masyarakat H Rana Nuralamsyah dan lain sebagainya.
Di tengah pujian atas pembinaan, realitas over kapasitas tetap menjadi ironi yang sulit disembunyikan.
Baca Juga:Mahasiswa Bandung Disuntik Ide, JNE Bidik Ledakan Karya di Content Competition 2026Tanpa Medsos, Jemaah Mengalir: Strategi Sunyi H Asep Yana Jadi Agen Travel Umrah di Tasik Berbuah Xpander
Lapas yang seharusnya menjadi tempat pembinaan, kini justru diuji soal kelayakan dasar: ruang hidup manusia.
Seremoni boleh meriah, tapi jeruji yang terlalu padat tak bisa diajak basa-basi. (rezza rizaldi)
