Akses SMA 11 Tasikmalaya Mandek, Pemkot Lempar ke Provinsi

akses SMA 11 Tasikmalaya 
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra. Ayu Sabrina Barokah / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Mereka menuntut kejelasan pembangunan akses jalan yang dinilai makin mendesak menjelang PPDB.

Koordinator aksi, Asep Depo, menyebut kondisi saat ini berdampak langsung ke siswa.

Jalur yang dilalui masih berupa jalan sempit hingga bekas galian tambang—cukup untuk lewat, tapi jauh dari kata layak.

Baca Juga:Tanpa Medsos, Jemaah Mengalir: Strategi Sunyi H Asep Yana Jadi Agen Travel Umrah di Tasik Berbuah XpanderKopi Biji Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Ledakan Kafe Picu Optimisme Ekonomi Kreatif

“PPDB di depan mata. Siswa akan bertambah, tapi akses masih seperti ini,” ujarnya.

Ia juga menyoroti status lahan yang belum tuntas. Awalnya disebut hibah, kini berubah jadi tuntutan pembayaran. Dari niat baik menjadi tarik ulur—akses pun ikut tersandera.

“Awalnya dihibahkan, tapi sekarang diminta dibayar. Ini yang jadi persoalan,” kata Asep.

Di tengah tarik-menarik kewenangan dan keterbatasan anggaran, akses SMA 11 Tasikmalaya masih seperti janji: sering disebut, belum juga sampai. (ayu sabrina barokah)

0 Komentar