Siswa SD di Kabupaten Tasikmalaya Disiram Bensin, Tubuhnya Terbakar

Siswa SD di Kabupaten Tasikmalaya Disiram Bensin
Ibu kandung korban didampingi KPAID membuat laporan dugaan perundungan yang berujung terbakarnya korban ke Mapolres Tasikmalaya pada Selasa, 21 April 2026. (Ujang Nandar/Radartasik.id)
0 Komentar

“Kami sarankan orang tua melapor agar kasus ini terang. Ada pernyataan korban yang berubah, sehingga perlu pendalaman lebih lanjut,” tegas Ato.

Kasus siswa SD di Kabupaten Tasikmalaya disiram bensin ini kini sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya.

Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner Ringgo, membenarkan, laporan tersebut telah diterima dan penyelidikan kasus siswa SD disiram bensin sedang dilakukan.

Baca Juga:Usung Inovasi dan Penguatan PK dan OKP, Burhanudin Muslim Siap Majukan KNPI Kabupaten TasikmalayaImbas Dugaan Pencemaran, RPH Ciawi Kabupaten Tasikmalaya Dihentikan Sementara, Distribusi Daging Terdampak

“Laporan sudah kami terima. Ada temuan yang mengarah pada dugaan tindak pidana. Kami sedang mengumpulkan bukti, namun tetap mengedepankan prinsip peradilan anak,” ujarnya.

Polres Tasikmalaya menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan dengan memperhatikan perlindungan terhadap anak sebagai prioritas utama.

Pihak kepolisian juga masih meminta keterangan dari keluarga korban serta mengumpulkan berbagai bukti untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut. (Ujang Nandar)

0 Komentar