PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Peringatan Hari Kanker Tulang Nasional yang jatuh pada 11 April, menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit kanker tulang.
Direktur RSUD Pandega Pangandaran Titi Sutiamah mengingatkan, masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal yang sering muncul secara perlahan.
“Kanker tulang kerap tidak disadari sejak awal karena gejalanya mirip keluhan biasa, seperti nyeri pada tulang atau pembengkakan,” ungkapnya belum lama ini.
Baca Juga:Muscab PPP Terancam Gagal!Sundawani Kota Tasikmalaya Optimis Kesenian Sunda Lebih Lestari di Era Gen Z dan Alpha
Ia menjelaskan, keterlambatan penanganan dapat memperburuk kondisi pasien, sehingga deteksi dini menjadi langkah penting dalam meningkatkan peluang kesembuhan.
Menurutnya, peringatan Hari Kanker Tulang Nasional bukan hanya seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri.
“Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri sejak dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan,” katanya.
RSUD Pandega Pangandaran juga membuka layanan konsultasi dengan dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Titi menambahkan, selain deteksi dini, penanganan yang tepat dan berkelanjutan juga menjadi kunci dalam proses penyembuhan pasien kanker tulang.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan yang mencurigakan.
“Jangan menunggu parah. Segera periksa agar bisa ditangani lebih cepat dan tepat,” tegasnya.
Baca Juga:BUDI BARU!Ramalan Cuaca di Tubuh PPP Kota Tasikmalaya
Melalui momentum ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala guna mencegah risiko penyakit yang lebih serius. (Deni Nurdiansah)
