“Jadi bagaimana partai PDI-Perjuangan hadir pada saat masyarakat berada dalam kesulitan, apalagi kondisi hari ini muncul tekanan internasional juga kekurangan fiskal dan banyak hal lainnya. Sehingga dalam kondisi partai harus lebih eksis berada di depan masyarakat,” ungkap Ade.
Ade juga mengingatkan kader untuk mengedepankan pengabdian kepada masyarakat.
“Dan yang terbaik bagi kita sekalian adalah saat bersama menangis dan tertawa bersama masyarakat,” tambah Ade.
Wakil Ketua Bidang Reformasi Hukum dan Pemerintahan DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, H Demi Hamzah Rahadian SH MH, menegaskan kesiapan kader dalam menghadapi kontestasi politik.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
“Tidak pernah tidak siap, karena perintah Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan Ibu Megawati menyampaikan bahwa semua kader PDI-Perjuangan, melihat kebahagiaan itu bukan ketika bersama-sama dalam kekuasaan tetapi saat menangis dan tertawa bersama rakyat,” ujar Demi.
Ia menambahkan, partai tetap hadir di tengah masyarakat baik saat berkuasa maupun tidak. Terkait target Pemilu 2029, pihaknya menargetkan minimal mempertahankan perolehan kursi dan berupaya meningkatkannya.
“Ya jelas lah, semua partai itu termasuk PDI-Perjuangan ingin memenangkan hati rakyat dan ingin memenangkan kepercayaan rakyat. Kita tetap ingin mempertahankan, kalau menang alhamdulillah,” tambah dia. (dik)
