Santiago Gimenez Bertekad Jadi Mesin Gol AC Milan: Kami Punya Delapan Laga Final

Santiago Gimenez
Santiago Gimenez Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Penyerang asal Meksiko, Santiago Giménez, mengirimkan pesan tegas kepada para pendukung AC Milan.

Ia berjanji akan memberikan segalanya di atas lapangan, dengan keyakinan bahwa gol-gol akan datang seiring kerja kerasnya.

Setelah melewati masa sulit akibat cedera pergelangan kaki yang cukup serius, Gimenez kini mulai menemukan kembali kondisi terbaiknya.

Baca Juga:Daftar Kandidat Pelatih Italia Pengganti Gattuso: Dari Roberto Mancini Hingga Carlo AncelottiMedia Italia: Paolo Maldini Tolak Tawaran Jadi Presiden FIGC, Del Piero Jadi Kandidat Terkuat

Cedera tersebut sempat membuatnya absen dalam sebagian besar pertandingan musim ini, namun kini ia siap menatap akhir musim dengan penuh determinasi.

Dalam wawancaranya bersama DAZN, Gimenez mengaku kondisinya sudah jauh lebih baik.

Ia menegaskan bahwa faktor terpenting saat ini adalah kebugaran fisiknya, terutama kondisi pergelangan kaki yang sebelumnya bermasalah.

“Saya merasa sangat baik. Saat ini yang paling penting adalah kondisi pergelangan kaki saya. Jika itu sudah pulih, saya tahu apa yang bisa saya berikan untuk tim,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa delapan pertandingan tersisa musim ini akan terasa seperti final.

Baginya, setiap laga adalah kesempatan untuk membuktikan diri sekaligus membantu tim meraih hasil maksimal.

“Saya merasa penting di dalam tim, bukan hanya secara sepak bola tetapi juga dalam kelompok. Saya orang yang positif dan selalu berusaha membantu rekan-rekan,” lanjutnya.

Baca Juga:Dibalik Kegagalan Italia Lolos ke Piala Dunia: Pemain Ribut Minta Bonus, Gattuso Tinggalkan Kursi PelatihBastoni Bakal Alami Nasib seperti Beckham: Jadi Bahan Cemoohan Hingga Akhir Musim

Gimenez tak menampik bahwa keputusan menjalani operasi adalah salah satu momen tersulit dalam kariernya.

Saat itu, AC Milan sedang berada dalam posisi yang cukup baik di klasemen, dan ia memiliki keinginan besar untuk terus berkontribusi.

Namun rasa sakit yang terus mengganggu memaksanya mengambil keputusan besar bersama keluarga.

“Itu keputusan yang sangat sulit. Kami sedang berada di posisi atas klasemen dan saya ingin terus bermain. Tapi kenyataannya rasa sakit terlalu besar. Saya tidak berada di kondisi 100 persen dan saya tidak menyukai itu,” jelasnya.

Ia menyebut dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam proses pemulihannya. Meski harus menepi, Gimenez percaya bahwa pengalaman tersebut justru membuatnya menjadi lebih kuat, baik secara fisik maupun mental.

Kini, setelah pulih, ambisi besar kembali muncul. Gimenez secara terbuka menyatakan targetnya: menjadi pencetak gol utama AC Milan.

0 Komentar