Ketika mencetak gol bersejarah tersebut, Totti sudah menjadi simbol Roma selama hampir dua dekade.
Ia melakukan debut di Serie A bersama Roma pada tahun 1993 dan sejak musim 1994 mulai rutin mencetak gol bagi klub ibu kota Italia tersebut.
Hingga malam bersejarah itu pada Maret 2013, kontribusi gol Totti bagi Roma di Serie A sangat luar biasa.
Baca Juga:Iran Belum Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026, Ini Kata Sekjen AFCInter Ingin Jual Thuram ke Arab Saudi, Kevin De Bruyne Bertahan di Napoli
Diperkirakan hampir 20 persen dari total gol Roma di Serie A sejak pertengahan 1990-an berasal dari kaki sang kapten.
Karier Totti di Roma kemudian terus berlanjut hingga 2017. Ketika akhirnya memutuskan pensiun, ia meninggalkan rekor yang nyaris tak tersentuh: 250 gol di Serie A dari lebih dari 600 penampilan, seluruhnya bersama AS Roma.
Dalam pertandingan tersebut, Roma menurunkan sejumlah pemain penting seperti Maarten Stekelenburg di bawah mistar, lalu trio bek Marquinhos, Nicolás Burdisso, dan Leandro Castán.
Di lini tengah terdapat Daniele De Rossi, Panagiotis Tachtsidis, serta Alessandro Florenzi yang mendukung serangan. Sementara Totti memimpin lini depan bersama Erik Lamela dan Simone Perrotta.
Di kubu Parma, tim asuhan Roberto Donadoni menurunkan pemain seperti Antonio Mirante, Gabriel Paletta, Cristian Zaccardo, Marco Parolo, serta penyerang veteran Amauri.
Pertandingan akhirnya berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Roma. Namun lebih dari sekadar tiga poin, malam itu dikenang sebagai salah satu momen paling ikonik dalam sejarah klub.
Di hadapan publik Olimpico, Francesco Totti tidak hanya membawa Roma meraih kemenangan, tetapi juga menorehkan sejarah dengan melampaui rekor Gunnar Nordahl.
Baca Juga:Adani Minta Leao Berhenti Bersikap Seperti Pemain Bintang: Dia Menangkan Scudetto karena Ibra dan GiroudSihir De Rossi Bawa Genoa Menjauh dari Zona Degradasi
Catatan ini sebuah pencapaian yang semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah Serie A dan ikon abadi AS Roma.
