Pemuda Diduga Depresi Naik ke Jembatan Cirahong Ciamis-Tasikmalaya, Berhasil Diamankan Setelah Dibujuk

Jembatan Cirahong
Pemuda asal Ciamis berhasil diamankan setelah naik ke Jembatan Cirahong, Rabu (16/4/2026). (Tangkap Layar)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID — Seorang pemuda asal Kabupaten Ciamis menjadi perhatian warga setelah aksinya naik ke Jembatan Cirahong viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 14.00-17.00 WIB dan diduga dipicu kondisi depresi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pemuda tersebut diketahui bernama Ipong (35), warga Desa Panyingkiran. Ia terlihat berada di bagian jembatan dalam kondisi yang membahayakan, sehingga memicu kekhawatiran warga sekitar.

Warga setempat, Edi (42), membenarkan kejadian tersebut dan menyebut tindakan Ipong bukan kali pertama terjadi. Ia menduga kondisi kejiwaan menjadi pemicu utama.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

“Betul kejadian kemarin ada pemuda bernama Ipong naik ke Jembatan Cirahong. Karena terkena depresi, bukan percobaan bunuh diri,” katanya kepada Radar, Kamis (16/4/2026).

“Kebiasaan ketika banyak pikiran bisanya sering naik ke Jembatan Cirahong. Kalau kemarin, duduk dipinggir jembatan dengan kaki diayunkan,” tambahnya.

Melihat kondisi tersebut, warga segera mengambil langkah persuasif dengan membujuk Ipong agar turun demi menghindari risiko yang membahayakan keselamatannya.

“Warga pun membujuk Ipong untuk turun, akhirnya pun turun sendiri,” ujarnya.

Edi juga berharap adanya penanganan lebih lanjut dari pihak terkait, mengingat kondisi Ipong dinilai berpotensi membahayakan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Berharap Ipong di serahkan di Dinas Sosial, supaya mendapatkan perawatan. Karena sering mengamuk kalau kambuh, sehingga meresahkan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Panyingkiran H Soleh memastikan bahwa Ipong merupakan warganya dan memang memiliki riwayat depresi. “Bukan percobaan bunuh diri, akan tetapi depresi,” ujarnya.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim

Pemerintah desa, lanjut Soleh, telah melakukan pendekatan bersama aparat setempat untuk memastikan kondisi Ipong. Upaya lanjutan berupa pemeriksaan kesehatan juga telah direncanakan. “Kita rencananya mau mengecek kesehatannya di puskesmas,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan riwayat, Ipong pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa di Bandung. Namun setelah dipulangkan, kondisi kehidupannya kembali tidak teratur karena kurangnya penanganan lanjutan.

“Mungkin ada isu Jembatan Cirahong akan ditutup, mungkin depresi kambuh lagi. Lalu, naik ke Jembatan Cirahong, sehingga viral kemarin,” ujarnya. (riz)

0 Komentar