Kabupaten Ciamis Produksi Sampah 579 Ton Sehari, Setiap Ramadan Jumlahnya Mengalami Peningkatan

Produksi sampah di ciamis
Warga dan pedagang berkumpul di kawasan Kuliner Ramadan Ngabuburit Pasar Sindangkasih, kemarin. (Fatkhur Rizqi/Radartasik.id)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Ciamis mengimbau masyarakat tetap mengurangi dan mengelola sampah selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Imbauan ini terutama ditujukan kepada masyarakat yang melakukan aktivitas ngabuburit agar lebih bijak dalam menggunakan plastik, misalnya dengan membawa tumbler atau tempat makan dari rumah.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis Giyatno melalui Kepala Bidang Kebersihan, Persampahan, dan Pertamanan DPRKPLH Ciamis Irwan Efendi menjelaskan, produksi sampah di Kabupaten Ciamis masih cukup tinggi.

Berdasarkan data DPRKPLH, dengan jumlah penduduk sekitar 1,2 juta jiwa, produksi sampah harian mencapai kurang lebih 579 ton.

Baca Juga:SSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak YatimSekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 Pejabat

Dari jumlah tersebut, sekitar 42 persen sampah dikelola melalui peran serta masyarakat, sedangkan 41 persen ditangani oleh pemerintah daerah. “Sisanya menjadi target pengurangan bertahap melalui berbagai program lanjutan,” katanya kepada Radar, Minggu (8/3/2026).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat peran bank sampah induk serta ratusan unit bank sampah di tingkat desa. “Skema ini dinilai efektif dalam menekan volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA),” ujarnya.

Irwan mengakui, selama Ramadan biasanya terjadi peningkatan produksi sampah, terutama sampah plastik dari aktivitas jual beli makanan dan minuman. Namun, berdasarkan laporan UPTD Pengelolaan Sampah, peningkatan tersebut tidak terlalu signifikan.

“Karena menurut laporan dari UPTD Pengelolaan Sampah ada kenaikan, akan tetapi tidak terlalu signifikan,” katanya.

Untuk mendukung pemanfaatan kembali sampah plastik, DPRKPLH menggunakan mesin gibrig untuk memisahkan sampah plastik. Selain itu, proses pemilahan juga dilakukan melalui bank sampah unit yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis.

“Sampah di sini biasanya tidak langsung ke tempat pembuatan akhir, dipilah terlebih dahulu,” ujarnya.

Di sisi lain, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian dalam kegiatan kuliner Ramadan. Sekretaris Karangtaruna Desa Sindangkasih Jajang Fauzi menyebutkan, kegiatan kuliner Ramadan Ngabubureat yang diikuti 135 pedagang telah menyiapkan sistem penanganan sampah.

Baca Juga:GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam ZonaAnggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!

“Kebersihan kerja sama dengan bank sampah desa, sampah ini dikumpulkan dikirim ke Tempat Pembuangan Sampah ke Dusun Ancol. Nantinya sampah dikelola bank sampah Dusun Ancol,” katanya.

0 Komentar