Pertanyaannya nanti bukan hanya soal meriah atau tidak. Tapi soal makna. Apakah musik bisa menjadi jembatan antara penat dan iman? Antara euforia dan kesadaran? Pada 28 Maret 2026, Tasikmalaya akan mencoba menjawabnya. (red)
Usai Lebaran, Tasikmalaya Melepas Penat: Kolaborasikan Dangdut Koplo dan Musik Religi dalam Satu Panggung!
