Demo di Kota Tasikmalaya Berubah Jadi Forum Paparan OPD, SAPMA PP: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Slide Presentasi

demo SAPMA PP di Kota Tasikmalaya berubah jadi forum OPD
SAPMA PP Kota Tasikmalaya unjukrasa di depan Bale Kota Tasikmalaya tuntutan perbaikan kinerja pemerintah, Senin (9/2/2026). Ayu Sabrina Barokah / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Lapangan kerja stagnan, UMKM belum naik kelas secara nyata, dan pembangunan masih terasa berputar di titik-titik yang sama.

Menanggapi kritik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparullah menyebut kehadiran jajaran OPD sebagai bukti keterbukaan pemerintah terhadap evaluasi publik.

“Apa yang disampaikan hari ini menjadi catatan penting bagi kami. Capaian yang dipaparkan bukan untuk membantah kritik, tetapi sebagai bahan evaluasi bersama agar program ke depan lebih tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutur Asep.

Baca Juga:Ribuan Pengendara Motor di Kota Tasikmalaya Masih Bandel, Sepekan Operasi Keselamatan LodayaDari Aduan Publik ke Meja Inspektorat: ASN Kota Tasikmalaya Diingatkan Kembali Jadi Pelayan, Bukan Tuan

Namun SAPMA PP mengingatkan agar respons pemerintah tidak berhenti pada simbol kehadiran dan deretan paparan.

Muamar menilai pemerintah harus berani mengambil keputusan besar: menertibkan kekacauan tata kota, menekan birokrasi agar bergerak lebih cepat, dan membuktikan bahwa negara hadir menyelesaikan masalah rakyat, bukan sekadar mengelola agenda.

“Kalau setelah satu tahun masalah mendasar masih berdiri di tempat yang sama, publik wajar menyimpulkan: pemimpin ada, tapi kebijakan belum memimpin,” pungkasnya.

Aksi ditutup dengan penegasan SAPMA PP bahwa mereka akan terus mengawal janji dan paparan yang disampaikan.

Bagi mereka, hujan hari itu tidak boleh hanya menghasilkan presentasi, tetapi harus berujung pada perubahan nyata di lapangan. (ayu sabrina barokah)

0 Komentar