Raih Penghargaan APPBI 2026, Lucy Sosilawaty Optimistis Dorong Kemajuan Ritel Daerah

PENGHARGAAN
Ketua APPBI DPC Tasikmalaya dan Cirebon, Lucy Sosilawaty, saat menerima piagam penghargaan pada Seminar dan Rakernas APPBI 2026 di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
0 Komentar

Lucy berharap penghargaan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi pengelola pusat perbelanjaan di wilayah Priangan Timur, Cirebon, dan Indramayu. “Menyongsong 2026, saya optimistis seiring mulai bangkitnya geliat ekonomi, ritel daerah bisa tumbuh semakin kuat,” ujarnya.

MAL BAHAGIA, PEMBELI BAHAGIA

Lucy optimistis industri ritel pada 2026 tetap mampu bertahan di tengah pesatnya perkembangan belanja daring. Menurutnya, tren belanja online tidak serta-merta menggeser peran pusat perbelanjaan.

“Masih banyak konsumen yang menyukai belanja langsung karena ingin melihat dan menyentuh produk secara fisik. Pengalaman berbelanja atau shopping experience ini tetap dibutuhkan,” jelasnya.

Baca Juga:Gaungkan Edukasi dan Kepedulian Papua, JNE Dukung Film Anak “Teman Tegar: Maira”Indosat Ulurkan Kepedulian Pasca Bencana, Hadir di Tengah Warga Bandung Barat

Ia menambahkan, sebagian besar tenant saat ini memang telah merambah platform online, namun tetap mempertahankan toko fisik sebagai bentuk eksistensi dan pelengkap layanan. “Generasi Z cenderung menyukai belanja online, sementara milenial dan baby boomer masih menikmati pengalaman belanja langsung,” katanya.

Selain itu, kualitas produk yang terjaga di pusat perbelanjaan menjadi nilai tambah dibandingkan belanja daring yang kerap menghadapi persoalan perbedaan barang dengan foto promosi.

Untuk meningkatkan kunjungan, Lucy menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dengan menerapkan prinsip “Mal Bahagia, Pembeli Bahagia”. “Jadikan mal sebagai destinasi yang memberi kesan positif sejak kunjungan pertama dan meninggalkan pengalaman yang berkesan,” ujarnya.

Beragam fasilitas pendukung pun perlu dihadirkan, mulai dari area parkir yang memadai, toilet modern, ruang ibu dan bayi, pusat kuliner, meeting point, hingga pembaruan informasi tenant secara berkala.

Sejalan dengan itu, Lucy mengutip pernyataan Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja yang mendorong pemerintah untuk memaksimalkan potensi pasar domestik melalui insentif fiskal dan dukungan konkret bagi sektor ritel.

“Pasar dalam negeri Indonesia sangat besar. Perdagangan domestik harus diperkuat agar ketergantungan terhadap kondisi global dapat diminimalkan,” pungkasnya. (Lisna Wati)

0 Komentar