Ia mengakui fase ini sebagai titik krusial menuju akhir musim, di mana setiap poin memiliki bobot yang jauh lebih besar.
“Di periode ini, perhatian semua tim meningkat. Kita mulai melihat target dengan jelas dan berusaha meraihnya. Semua ingin sampai ke sana. Saat ini ada lima tim yang bersaing untuk tiga tempat,” katanya, mengisyaratkan ketatnya perebutan posisi puncak klasemen.
Terkait bursa transfer, Allegri memastikan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada kompetisi.
Baca Juga:Media Italia: Fans Inter yang Melempar Petasan ke Emil Audero Kehilangan Jari TanganCurhat CEO Tether Usai Gagal Beli Juventus: Sepak Bola Italia Seperti Tahun 1990-an
Ia mengaku puas dengan kedatangan Fullkrug dan menekankan bahwa ‘pembelian terbaik’ Milan justru bisa datang dari kebangkitan pemain-pemain inti.
“Kami berharap Leao dan Pulisic bisa kembali ke kondisi terbaik dalam 10 hari ke depan. Itu bisa menjadi tambahan terpenting bagi kami,” tutur Allegri.
Menatap laga melawan Bologna, Allegri menyadari tantangan besar yang menanti timnya. Ia menyebut Bologna sebagai lawan yang agresif, intens, dan berbahaya dalam transisi cepat.
“Bologna langsung menekan, mereka berani bermain dan menyerang. Kami harus kuat secara teknis dan tidak memberi mereka ruang untuk berlari, karena di situ mereka sangat berbahaya,” pungkasnya.
Dengan pernyataan tegas Allegri, Milan menegaskan posisinya sebagai penantang serius, sekaligus menolak narasi bahwa dominasi Inter membuat Rossoneri berada satu tingkat di bawah dalam persaingan Serie A musim ini.
