Capello Ungkap Penyebab Kekalahan Inter dari Arsenal: Lemah dalam Penyelesaian Akhir

Fabio Capello
Fabio Capello Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Inter Milan kembali menelan kekalahan di laga besar yang masih menjadi kelemahan mendasar anak asuh Cristian Chivu.

Menjamu Arsenal di San Siro pada matchday ketujuh fase liga Liga Champions, Nerazzurri harus menyerah dengan skor 1-3.

Hasil ini menambah daftar kegagalan Inter di pertandingan-pertandingan krusial, sekaligus menjadi kekalahan ketiga mereka di Eropa saat menghadapi sesama tim elite.

Baca Juga:De Zerbi Minta Publik Italia Berhenti Kritik Filosofi Sepak Bola Fabregas: Jangan Tuding Dia Sok JagoHasil Liga Champions: Arsenal Kirim Inter ke Babak Playoff

Bagi pasukan Chivu, ini bukan malam Liga Champions yang ideal. Secara permainan, Inter sebenarnya tidak tampil sepenuhnya buruk.

Namun, seperti yang sudah berulang kali terjadi musim ini, masalah utama terletak pada efektivitas.

Arsenal tampil lebih tajam, lebih tenang, dan jauh lebih tajam dalam memanfaatkan peluang.

Padahal, tim asuhan Mikel Arteta datang ke Milan tanpa menurunkan seluruh pemain intinya sejak awal.

Meski demikian, Arsenal tetap menunjukkan kualitas mereka.

The Gunners mampu menjaga intensitas permainan, disiplin dalam bertahan, dan berbahaya setiap kali menguasai bola.

Kemenangan atas Inter memastikan Arsenal tetap berada di puncak klasemen fase liga dengan poin sempurna, sebuah bukti konsistensi yang impresif di kompetisi Eropa.

Usai pertandingan, mantan pelatih timnas Italia dan legenda AC Milan, Fabio Capello, memberikan analisis tajam saat menjadi komentator di studio Sky Sport.

Baca Juga:Inter Milan vs Arsenal: Arteta Kagum dengan Keberanian ChivuBergerak dalam Senyap, Inter Rekrut Bek Muda Dinamo Zagreb

Capello menilai Inter seharusnya bisa tampil lebih baik, terutama dari sisi mental dan keberanian mengambil keputusan di momen krusial.

“Saya mengharapkan lebih dari Inter dalam hal kepribadian,” ujar Capello.

“Menurut saya, malam ini absennya Calhanoglu sangat terasa. Dia adalah pemain yang mampu melakukan umpan langsung, mengalirkan bola cepat ke depan, dan membantu menciptakan peluang,” tambahnya.

Capello menyoroti bahwa Inter sebenarnya beberapa kali berhasil menembus pertahanan Arsenal.

Setiap kali Nerazzurri mampu membawa bola ke area berbahaya, mereka terlihat berpotensi mencetak gol. Namun, masalah klasik kembali muncul: penyelesaian akhir yang buruk.

“Setiap kali Inter menguasai bola dan maju menyerang, mereka selalu terlihat berbahaya,” lanjut Capello.

“Masalahnya, mereka menembak ke gawang dengan buruk,” sesalnya.

0 Komentar