Estafet di Kota Santri, PMII Kota Tasikmalaya Selalu Tahu Diri!

PMII Kota Tasikmalaya
Ilham Ramdani Rahman (paling depan) akan dilantik besok sebagai Ketua PC PMII Kota Tasikmalaya Masa Khidmat 2025–2026.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Tidak semua pelantikan melahirkan harapan. Tapi yang satu ini berbeda. Selasa siang, 20 Januari 2026 besok, di pesantren Matha’ul Khoer yang tenang di Cintapada, Tasikmalaya, sebuah estafet kepemimpinan akan benar-benar dimulai.

Namanya Ilham Ramdani Rahman. Ia akan dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Tasikmalaya Masa Khidmat 2025–2026.

Pelantikannya bukan sekadar seremoni. Ia adalah tanda bahwa regenerasi masih bekerja—pelan, tapi pasti.

Baca Juga:Yanto Oce Datang, Tasikmalaya Menghangat Lagi!Kabupaten Garut Bakal Jadi Tuan Rumah Porprov 2030

PMII memang selalu lahir dari proses. Dari diskusi yang panjang. Dari kopi yang dingin. Dari debat yang tak selalu selesai. Dan Ilham adalah produk dari semua itu.

Ia bukan anak emas yang lahir dari kemewahan. Riwayat hidupnya justru dibentuk dari lorong-lorong kerja keras: pernah menjadi driver, kurir paket, barista, hingga telephony promotion agent yang harus menelepon ratusan orang setiap hari. Ia tahu rasanya ditolak. Ia tahu arti target. Ia paham tekanan.

Latar belakang akademiknya S-1 Manajemen Universitas Perjuangan Tasikmalaya dengan IPK 3,51. Skripsinya bicara soal lokasi, promosi online, dan persepsi harga—bahasa sederhana dari dunia yang kini dihadapi anak muda: bagaimana bertahan, bagaimana meyakinkan, bagaimana membaca pasar.

Tapi PMII bukan soal pasar. PMII soal nilai.

Karena itu, tema pelantikan kali ini terdengar serius, bahkan agak berat. “Transendensi Nilai sebagai Kompas Gerakan untuk Bersatu Padu Menghadapi Era Baru demi Tasik Maju.”

Namun justru di situlah maknanya. Di tengah era yang gaduh, PMII ingin kembali ke nilai. Bukan untuk mundur, tapi agar tidak tersesat.

Ilham bukan orang baru di PMII. Ia pernah menjadi Sekretaris Wakil Ketua, lalu Ketua Umum PMII Komisariat Universitas Perjuangan. Ia mengurus kaderisasi, memimpin kajian, merawat harmoni, dan—yang paling sulit—menjaga organisasi tetap hidup tanpa kehilangan arah.

Pelantikan ini menjadi langkah awal formalisasi kepengurusan PC PMII Kota Tasikmalaya. Tapi lebih dari itu, ini adalah komitmen: menyatukan potensi kader, membuka ruang kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi daerah.

0 Komentar