Pantau Parkir Realtime, Pemkot Tasikmalaya Bidik PAD dari Parkir Badan Jalan

sistem pemantauan parkir realtime Kota Tasikmalaya
Pegawai Diskominfo Kota Tasikmalaya memperlihatkan tampilan monitor Sistem Terpadu Parkir berbasis realtime yang memantau potensi parkir kendaraan di sejumlah titik strategis, Rabu (7/1/2026). Firgiawan / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Di tengah menyusutnya dana transfer pusat dan bantuan keuangan provinsi, Pemerintah Kota Tasikmalaya dituntut mencari sumber pendapatan alternatif untuk menopang fiskal daerah.

Salah satu sektor yang kembali disorot adalah retribusi parkir, khususnya parkir di badan jalan yang selama ini dinilai belum tergarap optimal.

Dalam upaya menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tasikmalaya ikut ambil peran melalui dukungan digitalisasi pengawasan parkir.

Baca Juga:Alhamdulillah! Gaji ASN dan Guru Mulai Cair, Pemkot Tasikmalaya Janji TPG-THR Dibayar Besok KamisTunjangan Guru PAI Kota Tasikmalaya Masih Tertahan, AGPAII Sebut Masalah Sinkronisasi Kewenangan

Sistem yang disiapkan ini diharapkan mampu menutup celah pengawasan yang selama ini tidak sepenuhnya terjangkau oleh petugas Dinas Perhubungan.

Diskominfo kini tengah mengembangkan Analytic Monitor Sistem Terpadu Parkir, sebuah sistem pemantauan berbasis digital yang memungkinkan aktivitas parkir kendaraan dipantau secara realtime.

Sistem ini dirancang untuk menjadi rujukan dinas teknis dalam menghitung potensi riil PAD dari sektor parkir.

Kasubag Umpeg Diskominfo Kota Tasikmalaya yang juga tergabung dalam Tim Digitalisasi PAD, Arief R Budiman, menjelaskan bahwa sistem tersebut memanfaatkan kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sejumlah titik strategis kota.

“Sejak November 2025 kami sudah melakukan simulasi di kawasan Cihideung. Ada empat titik hingga area toserba, termasuk pintu masuk Plaza Asia. Sistem ini memotret jumlah kendaraan yang masuk dan keluar area parkir,” ujar Arief, Rabu (7/1/2026).

Melalui deteksi otomatis berbasis aplikasi, jumlah kendaraan yang parkir dapat dihitung secara akurat.

Data tersebut kemudian diolah untuk membaca potensi pendapatan parkir per lokasi, baik harian, bulanan hingga tahunan.

Baca Juga:Transfer Tuntas, Pembayaran Tertunda: Banggar DPRD Kota Tasikmalaya Pasang AlarmTasikmalaya Terasa Lebih Dekat!

“Contohnya di sekitar Optik Orbita, potensi parkir harian bisa langsung terbaca. Sistem ini sebenarnya bisa aktif 24 jam, tapi pada tahap uji coba kami aktifkan otomatis mulai pukul 07.30 sampai 21.00,” terang Arief yang juga dikenal sebagai kreator aplikasi HaiTasik.

Hasil uji coba awal menunjukkan potensi yang cukup signifikan.

Pada Rabu (7/1/2026), sistem mencatat sebanyak 507 unit kendaraan roda empat terdeteksi parkir dari pukul 07.00 hingga 12.30 WIB di empat titik CCTV, mulai dari Simpang Cihideung hingga Simpang Pataruman.

“Saat ini keterbatasan kamera baru memungkinkan pendeteksian kendaraan roda empat. Ke depan tentu akan terus dikembangkan,” tambahnya.

0 Komentar