Fans Sindir AC Milan dan Inter yang Berebut Hak Penamaan Stadion Baru di San Siro

Stadion San Siro
Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Belum genap seminggu setelah resmi mengakuisisi Stadion Giuseppe Meazza di San Siro, AC Milan dan Inter Milan kini sudah disibukkan dengan hak penamaan stadion.

Kedua raksasa Serie A itu tengah mempelajari kemungkinan menjual hak nama stadion kepada sponsor besar, sebuah langkah yang bisa mendatangkan pemasukan lebih dari €10 juta per musim.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, ide ini muncul dari kebutuhan kedua klub untuk memperkuat pendapatan jangka panjang.

Baca Juga:Tiga Alasan Bartesaghi Layak Jadi Starter AC Milan dalam Derby della MadonninaChivu Lebih Pintar Lakukan Rotasi Pemain Dibandingkan Gasperini dan Allegri

Dengan proyek renovasi besar dan rencana pembangunan fasilitas baru di sekitar area Meazza, Milan dan Inter menilai kerja sama dengan sponsor utama bisa menjadi solusi finansial strategis.

Hak penamaan (naming rights) menjadi instrumen penting dalam bisnis sepak bola modern.

Lewat skema ini, nama perusahaan sponsor akan disandingkan dengan nama stadion baru.

Bagi AC Milan dan Inter, ini bukan sekadar proyek simbolik, tetapi langkah konkret untuk meningkatkan daya saing finansial di tengah kompetisi global.

Namun, langkah ini juga menimbulkan pertanyaan: perusahaan mana yang berani berinvestasi hingga puluhan juta euro untuk menempatkan namanya di jantung kota Milan?

Menurut laporan, beberapa kandidat sudah muncul, termasuk perusahaan asuransi raksasa Italia, Generali.

Nilai awal negosiasi disebut mencapai €25–30 juta, tergantung durasi dan eksklusivitas kontrak.

Baca Juga:Spalletti Jadikan Rekrutan Damien Comolli Sebagai Pemain Cadangan JuventusPresiden Napoli Sebut Pengunduran Diri Conte Omong Kosong dan Dongeng di Media Sosial

Proyek ini berdiri di atas tiga pilar utama. Pertama, stadion baru akan dibangun di sebelah kompleks San Siro yang legendaris.

Kedua, fasilitas tersebut akan tetap menjadi rumah bersama bagi dua klub dengan sejarah besar, AC Milan dan Inter.

Ketiga, desainnya akan digarap oleh dua firma arsitektur ternama dunia, Foster + Partners dan Manica, yang sebelumnya juga terlibat dalam pembangunan stadion-stadion modern di Eropa dan Amerika.

Namun, di balik optimisme manajemen, para penggemar justru bereaksi sinis terhadap ide menjual nama stadion.

Mereka bahkan menanggapi berita perebutan hak nama stadion menjadi bahan olok-olokan.

Salah satu pengguna, undefined, menulis komentar tajam: “Dan pikirkan saja, stadion Bernabeu telah direnovasi dan kini menjadi stadion paling maju secara teknologi di dunia. Namun tetap saja namanya Santiago Bernabeu, bukan Zara Stadium.”

0 Komentar