RADARTASIK.ID — Bek Persib dari Italia Federico Barba menyarankan kepada Bojan Hodak soal taktik posisi bek Persib Bandung.
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak saat ini menerapkan taktik 4-2-3-1 yang memakai taktik empat bek.
Namun dengan banyaknya pemain belakang Persib berkualitas, kata Federico Barba, Bojan Hodak memiliki banyak opsi untuk memainkan pemain belakang.
Baca Juga:Patrick Kluivert Adopsi Taktik Bojan Hodak di Persib Bandung, Lini Belakang, Tengah dan Depan Timnas BerubahDilantik Presiden Prabowo, Ini Profil Purbaya Yudhi Sadewa yang Resmi Menggantikan Sri Mulyani Jadi Menkeu
Saat ini Persib Bandung memiliki banyak pemain berkulitas, baik lokal atau pemain asing.
Di barisan pemain asing, Persib Bandung mendatangkan Julio Cesar (Brasil), Patricio Matricardi (Argentina), Frans Putros (Irak) dan Federico Barba (Italia).
Adapun bel lokal yang membela Persib musim ini yaitu Kakang Rudianto, Hamra Hehanussa, Rezaldi Hehanussa dan Alfeandra Dewangga serta Achmad Jufriyanto.
“Sangat bagus, diperkuat banyak pemain yang sangat bagus. Jadi kami bisa bermain dengan empat bek atau tiga bek,” saran Federico Barba kepada Bojan Hodak.
“Pelatih punya banyak opsi untuk menentukan dan pertahanan merupakan hal paling utama di tim, jadi ini sangat penting, termasuk penjaga gawang,” lanjut Barba.
Barba optimis Persib Bandung bisa mengulang sukses mempertahankan gelar Super League 2025/2026 dan melaju jauh di AFC Champions League Two 2025/2026.
“Jadi kami akan bekerja bersama-sama supaya menjadi lebih baik dan semakin siap untuk pertandingan,” ujarnya.
Makanan Khas Sunda Menurut Federico Barba
Baca Juga:Presiden Prabowo Reshuffle 5 Menteri: Budi Arie, Sri Mulyani, BG, Dito dan Abdul Kadir Karding DigantiIni Cara Bojan Hodak Taklukkan Para Pemain Bintang di Persib, Termasuk Andrew Jung, Thom Haye dan Eliano
Rekrutan baru Persib Bandung, Federico Barba, saat ini sedang menjalani proses adaptasi dengan kehidupan di Kota Kembang.
Setelah sekitar satu pekan menetap di Bandung, bek asal Italia tersebut merasakan banyak pengalaman baru yang berbeda dari sebelumnya.
Barba diketahui sempat mengalami sedikit culture shock, terutama terkait soal makanan. Di Kota Bandung, banyak makanan khas Sunda dan makanan Nusantara.
Hal ini wajar karena selama berkarier di Eropa, dirinya sudah terbiasa dengan cita rasa masakan khas Italia.
Meski demikian, mantan pemain AS Roma dan Empoli itu tetap menikmati pengalaman barunya sebagai bagian dari perjalanan karier profesionalnya.
Ia menuturkan bahwa dirinya sedang berusaha menemukan banyak hal baru dan menilai pengalaman tersebut cukup positif.
