Pengurus menyebutkan bahwa SMAN 3 Tasikmalaya merupakan rumah besar bagi alumni yang senantiasa perlu dijaga. Sehingga apapun persoalan yang muncul perlu disikapi dan diselesaikan sesuai dengan aturan. “Kami berkepentingan menjaga nama baik almamater dan mendorong agar setiap permasalahan diselesaikan secara bermartabat, adil, dan sesuai koridor hukum,” terangnya.
Sebelumnya, persoalan ini sempat disoroti oleh Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron yang datang ke sekolah dan mengunggahnya di media sosial. Kasus ini pun sudah ditangani Pemprov Jawa Barat yang saat ini sudah menonaktifkan kepalaa sekolahnya guna proses pemeriksaan.(rls/rga)
