Terjawab, Kenapa Udara Malam di Tasikmalaya Lebih Dingin Belakangan Ini? BMKG Beri Penjelasan 

Kenapa Udara Malam di Tasikmalaya Lebih Dingin Belakangan Ini
Terjawab, Kenapa Udara Malam di Tasikmalaya Lebih Dingin Belakangan Ini? BMKG Beri Penjelasan. Foto: Pixabay/ Pexels-Pixabay/ Pexels/disway
0 Komentar

Lebih lanjut, Dwikorita menerangkan bahwa fenomena cuaca ekstrem ini dipicu oleh kombinasi sejumlah faktor atmosfer.

Salah satu penyebab utamanya adalah melemahnya monsun Australia serta meningkatnya suhu permukaan laut yang berkontribusi terhadap tingginya kelembapan udara, terutama di wilayah selatan Indonesia.

BMKG juga mencatat adanya aktivitas gelombang Kelvin—sejenis gelombang atmosfer—yang melintas di wilayah pesisir utara Pulau Jawa dan Laut Jawa.

Baca Juga:Analisa Performa Para Pemain Baru Persib Bandung Saat Lawan Port FC, Bung Binder: Full Skil dan MenjanjikanBojan Hodak Sedih Tahu Achmad Jufriyanto Patah Tulang Rusuk, Akankah Persib Datangkan Bek Baru?

Selain itu, terjadi perlambatan dan perubahan arah angin di bagian barat dan selatan Jawa, yang menyebabkan akumulasi massa udara di kawasan tersebut.

Kondisi-kondisi tersebut memicu labilitas atmosfer yang tinggi dan mempercepat proses pembentukan awan hujan secara intensif.

Berdasarkan hal itu, Dwikorita juga mengingatkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi dilanda hujan lebat dalam sepekan ke depan.

Wilayah-wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi bagian barat dan tengah Pulau Jawa, termasuk kawasan Jabodetabek, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan beserta sekitarnya, Nusa Tenggara Barat (termasuk Kota Mataram), serta wilayah tengah Maluku, dan bagian tengah hingga utara Papua.

0 Komentar