Warga Tasikmalaya Ini Meninggal di Puncak Carstensz, Saat Mendaki Bersama 31 Rombongan Hari Kartini

Warga Tasikmalaya ini meninggal di Puncak Carstensz
Jenazah Erik Airlangga saat akan diterbangkan dari Papua ke Jakarta dan dibawa ke Tasikmalaya. Warga Tasikmalaya ini meninggal di Puncak Carstensz, Papua pada Minggu 17 April 2016 Foto: Radar Timika
0 Komentar

Pendaki Poxy melaporkan bahwa Dawa telah menghubungi basecamp dan sedang menangani salah satu pendaki perempuan yang dalam kondisi kritis.

Dawa kemudian berusaha memberikan bantuan kepada dua pendaki perempuan yang mengalami AMS di Teras Dua.

Namun, tak lama kemudian, pendaki Octries menginformasikan kepada rekannya, Deshir, bahwa kedua pendaki perempuan tersebut telah meninggal dunia.

Baca Juga:3 Pesan Darurat Persib Agar Back To Back Juara, Jangan Sampai Persib Kehabisan Bensin di Akhir MusimProfil Putra Sheva Sanggasi, Kiper Muda Persib yang Gantikan Kevin Mendoza saat Lawan Persebaya

Sementara itu, pendaki Huda yang sempat naik kembali ke Teras Dua untuk membantu pendaki Egi dan rekan-rekannya di Summit Ridge, akhirnya melaporkan bahwa dirinya telah kembali ke basecamp dalam kondisi lelah dan tidak sanggup lagi melanjutkan perjalanan.

Tiga pendaki lainnya yang mengalami AMS telah dievakuasi ke basecamp Yellow Valley, sedangkan jenazah Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono masih dalam proses evakuasi.

PT Tropic Carstensz Jaya, sebagai sponsor resmi, bekerja sama dengan pihak kepolisian dan Basarnas Timika untuk mengevakuasi kedua jenazah menggunakan helikopter Komala dan Intan Angkasa dari Timika menuju Yellow Valley dan kembali ke Timika pada 2 Maret 2025.

Fiersa Besari Selamat dan Berhasil Dievakuasi

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berhasil mengevakuasi rombongan pendaki yang berjumlah 13 orang di Puncak Cartensz Pyramid, Pegunungan Jayawijaya, Mimika, Papua Tengah.

Dalam rombongan tersebut, terdapat pendaki dari dalam maupun luar negeri, termasuk Fiersa Besari, Furky Syahroni, serta tiga warga negara asing (WNA).

Tim SAR gabungan memastikan bahwa mereka berhasil diselamatkan.

Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, menyampaikan bahwa Fiersa bersama tiga WNA asal Turki dan Rusia dalam kondisi selamat.

Ia menjelaskan bahwa insiden ini menyebabkan dua pendaki, yakni Lilie Wijayanti Poegiono yang dikenal sebagai Mamak Pendaki, serta Elsa Laksono, meninggal dunia akibat Acute Mountain Sickness (AMS) yang berujung pada hipotermia.

Baca Juga:Talenta Hebat Persib Dikirim ke Spanyol, Menimba Ilmu Sepakbola di Klub Osasuna, Ini Posisi Bermainnya3 Pemain Lokal Persib Ditandai Bobotoh, Disebut Jadi Bom Waktu untuk Skuad Bojan Hodak

Rombongan pendaki ini terdiri dari 15 orang yang sedang melakukan ekspedisi ke Puncak Cartensz Pyramid.

Mereka dilaporkan ke Basarnas pada Minggu dini hari pukul 00.46 WIT karena memerlukan pertolongan evakuasi.

Para pendaki tersebut sebelumnya telah mencapai puncak pada Sabtu, 1 Maret 2025, dan mulai turun ke Lembah Kuning atau Yellow Valley.

0 Komentar