Jurnalis Italia: Terima Kasih kepada Claudio Ranieri, Ia Tak Akan Membiarkan AS Roma Terdegradasi

Claudio Ranieri
Claudio Ranieri Tangkapan layar Instagram@seriea
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Jurnalis Italia, Giancarlo De Andreis, mengucapkan terima kasih kepada Claudio Ranieri yang berhasil membawa AS Roma menjauh dari zona degradasi.

Seperti diketahui, Claudio Ranieri secara resmi diumumkan sebagai pelatih kepala AS Roma menggantikan Ivan Juric pada Kamis, 14 November 2024 kemarin.

Saat mengambil alih sebagai pelatih Roma, tim berada di posisi ke-12 di klasemen Serie A dengan hanya mengumpulkan 13 poin dari 12 pertandingan dan lebih dekat ke zona degradasi dibandingkan lolos ke kompetisi Eropa.

Baca Juga:Prediksi Juventus vs Verona: Misi Bianconeri Amankan Posisi Liga ChampionsInter Sering Kebobolan di Menit Akhir, Capello Bingung dengan Taktik Inzaghi

Dalam wawancara dengan Corriere dello Sport, De Andreis—jurnalis sekaligus penulis televisi—mengungkapkan pandangannya tentang pengaruh Ranieri yang membuat Roma tak terkalahkan dalam 11 laga terakhir, termasuk saat menumbangkan Como 2-1 dini hari tadi.

De Andreis pertama memuji sentuhan tangan dingin Ranieri, yang berhasil membawa Roma keluar dari ancaman degradasi dan bahkan menempatkan mereka dalam persaingan untuk merebut tiket ke kompetisi Eropa.

“Setiap pembahasan tentang Roma saat ini tidak bisa dimulai tanpa ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Claudio Ranieri. Ia mengambil alih tim yang hampir terdegradasi dan, dari pertandingan ke pertandingan, tidak hanya memastikan mereka tetap aman, tetapi juga menempatkan mereka dalam persaingan untuk merebut tiket ke kompetisi Eropa,” kata De Andreis.

“Finis di peringkat keenam mungkin bukan sesuatu yang luar biasa, tetapi musim ini, itu bisa dianggap sebagai sebuah keajaiban,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti bagaimana Ranieri sukses mengelola pemain bintang seperti Paulo Dybala dan berhasil mengoptimalkan para pemain lapis kedua seperti Baldanzi, Soulé, dan Shomurodov.

De Andreis juga menyinggung dampak positif Ranieri terhadap individu tertentu, seperti Angelino, Cristante yang kembali menunjukkan performa terbaiknya, serta peran penting Gianluca Mancini sebagai pemimpin tim.

“Apa yang dilakukan Ranieri sungguh luar biasa dari berbagai sudut pandang. Dari manajemen Dybala hingga pemanfaatan pemain pelapis, dari kebangkitan Angelino yang akhirnya terbebas dari peran wingback yang mengekang, hingga kembalinya Cristante ke performa terbaiknya. Ia juga memberi penghormatan kepada Baldanzi, Soulé, bahkan Shomurodov,” ujarnya.

0 Komentar