Dicemooh Fans Garis Keras AC Milan, Conceicao: Sepatu Terasa seperti Terbakar 

Fans Garis Keras AC Milan
Samuel Chukwueze mengambil bola usai mencetak gol dalam laga kekalahan AC Milan atas Lazio 1-2 di San Siro, Senin, 3 Maret 2025. (AC Milan/X)
0 Komentar

MILAN, RADARTASIK.ID – Sergio Conceicao mengungkapkan bahwa dia merasa AC Milan terpengaruh oleh protes keras dari suporter setelah kekalahan mereka melawan Lazio, Senin, 3 Maret 2025, yang membuat mereka tergeser ke posisi kesembilan di klasemen Serie A.

Dia menyatakan bahwa ini adalah pengalaman pertama dalam kariernya yang melihat situasi seperti ini.

Sejak awal pertandingan, fans garis keras AC Milan sudah menunjukkan ketidakpuasan mereka dengan memberi ejekan kepada tim, bahkan Curva Sud, yang dikenal sebagai area suporter setia Milan, dibiarkan kosong selama 15 menit pertama sebagai bentuk protes terhadap kinerja tim.

Baca Juga:Lamine Yamal Belum Cetak Gol, Tapi Hansi Flick Punya Pandangan Menarik Tentang Pemain Muda Barcelona IniAC Milan Terpuruk, Pelatih Lazio: Ketika Penalti Diambil, Kamu Tahu Apa Saja Bisa Terjadi, Tapi Pedro …

Keadaan ini semakin memanas ketika pertandingan berakhir, setelah Lazio berhasil mencetak gol melalui Mattia Zaccagni yang membawa mereka unggul di San Siro.

Meskipun Milan sempat menyamakan kedudukan melalui gol Samuel Chukwueze meski bermain dengan 10 orang, harapan untuk meraih kemenangan pupus setelah Pedro sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-98, yang diberikan setelah Mike Maignan melanggar Gustav Isaksen.

Kemenangan ini menjadi kekalahan ketiga berturut-turut bagi Milan di Serie A, memaksa Conceicao menerima kenyataan bahwa timnya kini berada di posisi kesembilan, setelah Roma melampaui mereka di klasemen.

Sergio Conceicao Identifikasi Masalah Utama Milan

Conceicao mengakui bahwa situasi yang dihadapi Milan saat ini sangatlah sulit.

Para pemain merasakan ketegangan yang ada di sekitar klub, dan pelatih asal Portugal itu menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk keluar dari kondisi ini adalah dengan bekerja keras dan bangga dengan warna tim yang mereka bela.

Ia menegaskan bahwa perubahan hanya bisa tercapai jika tim memberikan usaha terbaik setiap hari.

Meski tidak ingin terlalu fokus pada faktor keberuntungan, Conceicao mengakui bahwa ada sejumlah insiden yang terus terjadi dan sangat merugikan timnya, sementara lawan-lawan mereka justru memanfaatkan setiap peluang dengan sangat baik.

Baca Juga:Bikin AC Milan Krisis, Zaccagni Sebut Pedro Paling Pas Mengeksekusi Penalti Lazio di Detik-Detik AkhirDrama Menegangkan di San Siro, Veteran Lazio Pedro Hancurkan Harapan AC Milan dengan Penalti Terakhir

Milan kembali mengalami kesulitan untuk memulai pertandingan dengan baik dan hampir tertinggal lebih dari satu gol pada babak pertama.

Ketika ditanya apakah protes dari ultras memperburuk situasi tim, Conceicao menjelaskan bahwa meskipun atmosfernya memang berat, itu bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi permainan.

0 Komentar