Populasi Lelaki Mendominasi

Populasi Lelaki Mendominasi
Ilustrasi
0 Komentar

Untuk jumlah penduduk, otomatis Kecamatan Padaherang menjadi yang terpadat. ”Mencapai 69 ribu jiwa,” ujarnya.
Jumlah laki-laki di Kecamatan Padaherang mencapai 35 ribu jiwa, sementara perempuan mencapai 34 ribu jiwa. Sementara Kecamatan Cigugur menjadi daerah yang kepadatan penduduknya paling rendah. “Yakni sebanyak 23 ribu jiwa,” ucapnya.

Sementara itu, jumlah penduduk Kabupaten Garut pada 2021 berdasarkan rilis BPS Jawa Barat mencapai 2.604,79 ribu jiwa.

Adapun rasio jenis kelamin Kabupaten Garut yakni 105,0. Dengan jumlah laki-laki mencapai 1.334.360 jiwa dan perempuan 1.270.427. Jadi total penduduknya 2.604.787 jiwa.

Baca Juga:Gua Masih Jadi Daya Tarik bagi WisatawanGuru Sertifikasi Akan Terus Berjuang

Aktivis perempuan Ipa Zumrotul Palihah mengatakan belum bisa menilai pengaruh positif dan negatifnya dari dominasi populasi laki-laki atas perempuan. Namun, sekarang ini poin pentingnya ada di stigma dan mindset perempuan. ”Karena lebih banyak atau sedikit, kita belum tahu dampak spesifiknya,” ucapnya.

Pasalnya saat ini stigma untuk perempuan masih lebih banyak pandangan negatifnya. Hal itu seiring dengan pola pikir di pribadi perempuannya juga. ”Kalau perempuan ngumpul pasti dipandang ngegosip, tapi kalau laki-laki paling dibilang nongkrong atau ngopi,” ujarnya.

Bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional ini, dia berharap ke depannya perempuan bisa lebih baik. Supaya ruang kontribusi untuk pembangunan bagi kalangan perempuan bisa lebih besar.

Kendati demikian bukan berarti mengabaikan kewajiban sebagai ibu rumah tangga. Karena harus bisa dibedakan antara kodrat dan pilihan. ”Kalau hamil, melahirkan, menstruasi kan itu kodrat, kalau berkontribusi untuk masyarakat itu pilihan,” tuturnya. (rga/cep/isr/den/red)

0 Komentar