Galendo, Oleh-Oleh Khas Ciamis yang Melegenda

Galendo adalaj salah satu oleh-oleh khas ciamis yang melegenda
Salah seorang pengunjung Istana Singkong menunjukkan Galendo, oleh-oleh khas Ciamis yang melegenda. Firgiawan / radartasik.id
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Galendo adalah salah satu oleh-oleh khas Ciamis yang sudah terkenal se-antero Jawa Barat. Makanan yang satu ini berbahan dasar kelapa yang memiliki rasa manis, gurih dan enak.

Ada sejumlah tempat yang menjual oleh-oleh khas Ciamis ini. Namun yang paling terkenal dan mudah anda jangkau adalah pusat oleh-oleh Istana Singkong At Toriq. Lokasinya tepat berada di Jalan Raya Cimari, Cikoneng, Ciamis. Pusat oleh-oleh ini menyajikan Galendo original dan modern.

“Galendo yang klasik kita sediakan. Tapi ada juga galendo yang diolah dan bertransformasi seperti coklat agar lebih familiar di generasi sekarang. Kemudian semprong singkong dan lainnya,” ujar Owner Istana Singkong Hj Ida Ardi Syadiah kepada Radar, Sabtu (22/4/2023).

Baca Juga:Bupati Ciamis Ajak Masyarakat Bangun Kesalehan SosialIni Dia Daftar Warung Bakso di Tasikmalaya yang Buka Selama Lebaran

Selain Galendo, ada juga berbagai jajanan berupa makanan olahan, serta camilan berbahan dasar singkong. Seperti keripik kaca, keripik singkong, sale pisang, dan camilan lain.

“Kita banyak variasi makanan snack atau camilan. Mau berbahan singkong, pisang, atau lainnya semua tersedia,” ungkapnya.

Produk yang dijajakan di toko oleh-oleh ini sebagian merupakan produksi UMKM lokal. Khususnya yang ada di sekitaran wilayah Ciamis. Pemilik toko oleh-oleh sengaja menampung produk UMKM sebagai oleh-oleh agar turut membantu perekonomian lokal.

“Jadi bagaimana makanan tradisional itu kita sama-sama support supaya tidak ketinggalan zaman, diimprovisasi dengan market hari ini agar bersaing dengan gempuran ragam produk impor,” katanya.

Selain produk UMKM lokal, ada juga beberapa makanan khas daerah lain yang melegenda, di sini.

Mulai dodol khas Garut, Rica-Rica khas Wonosobo, kripik slondok, lanting jamu khas Yogyakarta, sampai dengan brem khas Madiun.

“Kami buka sejak Pukul 8 pagi sampai 10 malam. Kami sajikan makanan olahan hasil pemberdayaan ibu-ibu pegiat UMKM khas Ciamis,” pungkas Ida. (Igi)

0 Komentar