Diskanak Garut Kenalkan Manfaat Mengonsumsi Ikan kepada Siswa Sekolah Dasar

GARUT, RADARTASIK.ID – Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Tarogong Kaler dikenalkan manfaat mengonsumsi ikan, telur dan susu melalui  program 4G.

Yaitu Gemarikan (Gemar Makan Ikan), Gerimis (Gemar Minum Susu), Germatel (Gemar Makan Telur), dan Gembira (Gerakan Basmi Rabies).

Pada kegiatan yang berlangsung di Sentra Kuliner Ikan Kecamatan Tarogong Kaler itu, para siswa SD diberikan pengetahuan terkait rabies, manfaat mengonsumsi ikan dan telur, serta manfaat minum susu.

Selain itu, anak-anak diberikan kudapan berisi olahan ikan, susu, dan telur yang dimakan bersama.

Baca juga: 4.000 Peserta Meriahkan Defile Hari Ulang Tahun Pramuka Tingkat Kabupaten Garut

Plt Kepala Diskanak Garut drh Dyah Savitri menuturkan, kegiatan itu diikuti murid dari SDN Jati dan Pananjung.

“Nah kita mengupayakan untuk memberikan edukasi atau penjelasan sedini mungkin ya, mulai dari anak-anak (terkait) pentingnya mengonsumsi protein hewani,” ucapnya, Rabu (23/8/2023).

Selain itu, diedukasi pentingnya mengonsumsi protein hewani untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak.

“Menjadikan generasi muda yang sehat, yang cerdas, yang kuat dan akhirnya bisa bertumbuh kembang dengan sebaik-baiknya, seperti itu,” katanya.

Baca juga: Bangga Jadi Bagian Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Eksis Sejak Tahun 1981

Kegiatan itu juga diikuti pemilik hewan peliharaan. Mereka mendapatkan layanan vaksinasi gratis untuk hewan peliharaannya.

“Garut ini memang daerah endemis rabies, kita belum bebas rabies, jadi tetep harus kita upayakan berhubung lokasi kita itu bergunung, berbukit, di mana masyarakat juga sangat menyukai berburu dan pasti mereka memelihara hewan-hewan yang berpotensi untuk menyebarkan rabies,” harapnya.

Salah seorang siswa SDN Jati, Dila, mengungkapkan kegembiraannya atas pengetahuan baru tentang manfaat makan ikan, telur, dan susu serta pemahaman tentang pencegahan rabies.

“Suka makan telur di rumah, susu juga, kalau ikan jarang. Perasaannya senang, dapet hadiah ketika ditanya tentang rabies,” pungkasnya. (mg1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *