Orang yang Bawa Kabur Uang Dikenal Pendiam Sempat Terlihat di Kota Tasik

Pelaku Sering Disuruh Setor Uang

BANJAR – LU (20), karyawan toko yang diduga membawa kabur uang majikannya senilai Rp 376 juta dikenal pendiam. Seperti yang dikatakan Ketua RW 15 Lingkungan Pataruman Kelurahan/Kecamatan Pataruman, Ari.
Ari mengaku sudah mencari LU ke beberapa tempat. Begitu juga orang tuanya yang ikut mencari anaknya.

“Pas kejadian (Senin, Red) dan kemarin (Selasa, Red) juga kita langsung mencari LU. Dan mendapat kabar dari anak buah H Inda (pemilik toko), katanya ada di Kota Tasik,” kata dia kepada wartawan, Rabu (7/4/2021) di rumahnya.

Berdasarkan informasi dari anak buah H Inda, Senin (5/4/2021) malam pelaku sempat berada di Kota Tasikmalaya. “Itu info terakhir yang saya dapat dari anak buahnya pak H Inda. LU terakhir terlihat tidak menggunakan kerudung. Dan sampai sekarang masih terus dicari,” jelasnya. Dirinya tidak menyangka LU akan nekat melakukan itu.

Dia pun mendapat informasi apabila LU sempat menghubungi temannya di Cisaga melalui WhatsApp. Minta diantar membeli baju. “Ada bahasa kata temannya yang di Cisaga LU mau nikah dengan pacarnya. Diduga Riz, siapa lagi,” tuturnya.

Sementara itu, kata dia, LU sebenarnya sering disuruh setor ke bank oleh majikannya. Nominalnya bahkan pernah Rp 1 miliar. “Cuma yang disayangkan, H Inda (majikannya) tidak memberi pengawalan terhadap LU kalau ke bank,” kata dia.

Terpisah, rekan kerja LU, Elis (25) mengatakan LU masuk kerja awal Januari. Bertugas menyetor uang ke bank. “Orangnya biasa saja, malah pernah curhat kalau pacarnya (Riz, Red) beberapa bulan belum digaji,” katanya.

Rekan Riz, Junjun Wahyudi (55) mengatakan Riz hanya menumpang di Sukarame. “Numpang tinggal disini baru sekitar tiga mingguan. Asli tinggalnya di wilayah Jalan Dewi Sartika bersama rekannya yang lain,” imbuhnya.

Dia terakhir bertemu Riz Senin (5/4/2021). Saat kejadian. Saat itu Riz datang sebentar ke kontrakan. Tidak lama ada yang menjemput menggunakan mobil mini bus putih. “Ya sampai sekarang tidak ada kabar sama sekali. Telponnya pun susah dihubungi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang karyawan salah satu toko di Kota Banjar berinisial LU (21) diduga membawa kabur uang majikannya sebesar Rp 376 juta. Dugaan itu karena perempuan muda itu tak kembali setelah disuruh menyetorkan uang Rp 376 juta ke Bank BCA di Jalan Letjen Suwarto. (nto)

Be the first to comment on "Pelaku Sering Disuruh Setor Uang"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: