20 Warga Kedapatan Tidak Menerapkan Prokes

PENEGAKAN DISIPLIN. Personel gabungan TNI-Polri dan instansi pemerintah kembali melaksanakan penegakan disiplin kepada warga yang tidak menggunakan masker di wilayah hukum Polsek Langkaplancar, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Kamis (18/3/2021).

PANGANDARAN – Personel gabungan TNI-Polri dan instansi peme­rintah kembali melak­sana­kan penegakan disiplin kepada warga yang tidak menggunakan masker.

Penegakan disiplin ini dilaksanakan di wila­yah hukum Polsek Langkaplancar, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Kamis (18/3/2021).

Operasi Yustisi dipimpin langsung oleh Kapolsek Langkaplancar Iptu Dahlan dan melibatkan belasan personel gabungan.

Mereka yang terlibat terdiri dari empat personel Polsek Langkaplancar Polres Ciamis, empat anggota Koramil Langkaplancar, tiga pegawai Kecamatan Langkaplancar dan tiga petugas Puskesmas Langkaplancar.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana SIK MSi mengatakan, Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Meng­gunakan Masker kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Sasaran kami warga yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker. Selain itu juga dalam rangka pengawasan penerap­an Pemberlakuan Pembatasan Sosial (PPKM) berskala mikro,” kata AKBP Hendria.

AKBP Hendria berharap dengan pelaksanaan operasi ini, masyarakat akan semakin sadar dan patuh terhadap penerapan protokol kesehatan di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Dengan disiplin mene­rap­kan protokol kesehatan, itu menjadi salah satu upaya kita bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

AKBP Hendria menam­bah­kan, dalam kegiatan kali ini sebanyak 20 warga diberikan tindakan langsung oleh petugas gabungan.

Lima orang diberikan tindakan sanksi fisik berupa push up, kare­na tidak membawa dan menggunakan masker, se­dangkan lainnya diberikan teguran lisan karena tidak menggunakan masker secara benar. (isr)

Be the first to comment on "20 Warga Kedapatan Tidak Menerapkan Prokes"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: