Masih Menunggu Izin dari Satgas Penanganan Covid-19

Sekolah Sudah Siap Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka

SEMANGAT. Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Tasikmalaya berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya di Sekretariat BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/1/2021).

TASIK – Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan upaya agar mendapatkan izin pembelajaran tatap muka (PTM) dari Satgas Covid-19.

Langkah itu dengan cara berkomunikasi dan berkoordinasi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Dr Abur Mustikawanto MEd mengatakan berawal dari pertemuan lewat zoom bersama kepala sekolah dan pengawas di lingkungan KCD Pendidikan XII Wilayah Tasikmalaya Selasa (19/1) malam membahas kejelasan PTM di masa pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, pihaknya menjalin koordinasi dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya untuk mendapatkan informasi kebijakan dalam kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19.

“Karena yang berperan mengizinkan PTM atau masih pembelajaran daring adalah Satgas Covid-19 daerah (Kota/ Kabupaten Tasikmalaya, Red), maka kita koordinasi dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, sehingga kita memberikan gambaran kepada BPBD Kabupaten Tasikmalaya bahwa sekolah tingkat SMA/SMK/sederajat sudah siap untuk melakukan PTM,” katanya kepada Radar (20/1/2021).

Bentuk kesiapannya, sambung Abur, sekolah sebelum melakukan PTM sekolah harus melalui verifikasi dan evaluasi. Seperti menyediakan protokol kesehatan (prokes) dan mem­punyai standar operasional prosedur pencegahan penyebaran Covid-19.

“Saat mau PTM sekolah harus mendapatkan izin dari komite dan orang tua siswa, siswa taat menggunakan protokol kesehatan dan pembelajaran tatap muka dilakukan setengah,” ujarnya.

Selanjutnya, sekolah harus menyediakan fasilitas sanitasi untuk mencuci tangan dan selalu melakukan disiplin perilaku hidup bersih dan sehat.

“Itu semua sebagai bahan keputusan terselenggaranya PTM di lingkungan KCD Pendidikan XII Wilayah Tasikmalaya,” kata Abur.

Intinya, kata Abur, penyelenggaraan PTM di KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya masih menunggu regulasi dari Kota/Kabupaten Tasikmalaya.

“Ketika syarat pencegahan Covid-19 sudah dijalankan sekolah tingkat SMA/SMK/sederajat, kita menunggu segera hasil dari keputusan dari Satgas Covid-19 Kota/Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Sekretaris BPBD Kabupaten Tasikmalaya Enung Maelah menjelaskan untuk saat ini Kabupaten Tasikmalaya berstatus zona kuning, maka pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi dan operasi kepatuhan tiap hari di tempat umum.

Manfaatnya agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.

“Dengan cara disiplin 3M yaitu memakai masker mencuci tangan dan menjaga jarak,” kata dia.

Semoga dengan adanya kepatuhan ini, zona Kabupaten Tasikmalaya bisa lebih baik sehingga memberikan lampu hijau untuk dunia pendidikan melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Sambung Enung, pihaknya pun akan membawa hasil koordinasi ini sebagai topik utama pembahasan melakukan evaluasi kebijakan pemerintah dalam pencegahan Covid-19.

“Selesainya surat edaran kebijakan pencegahan Covid-19 pada 23 Januari 2021, semoga terus membaik sehingga Bupati Kabupaten Tasikmalaya bisa memberikan lampu hijau untuk pendidikan dilakukan pembelajaran tatap muka,” ujarnya menjelaskan. (riz)

Be the first to comment on "Sekolah Sudah Siap Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: