Vaksinasi Sukses Jika Didukung 3M

PATROLI. Petugas Polsek Cigugur mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan saat melaksanakan patroli di wilayah hukumnya.

PANGANDARAN – Jajaran personel Polsek Cigugur melaksanakan pa­troli ke sejumlah titik lokasi kera­mai­an di wilayah Kecamatan Cigu­gur.

Patroli ini dilakukan un­tuk mengampanyekan protokol kese­hatan 3M: memakai masker, men­cuci tangan dan menjaga jarak. .

“Pagi ini sebanyak 3 personel kami kerah­kan untuk patroli dialogis sekali­gus mengampanyekan 3M: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta tidak berkerumun.

Itu semua secara rutin kami lakukan agar timbul­nya kesadaran masyarakat un­tuk bersama-sama mencegah penye­baran Covid-19,” ujar Kapolsek Cigugur AKP Rokhani saat ditemui di sela-sela kegiatan seusai menerima laporan patroli anggota, Minggu (6/12/2020).

AKP Rokhani menjelaskan, personel di lapangan juga melakukan penindakan langsung kepada warga yang melanggar protokol kesehatan.

Tindakan tersebut dilakukan agar memberikan kesadaran masyarakat untuk selalu memedomani protokol kesehatan.

“Pagi ini kami menindak langsung 10 orang warga yang tidak menggunakan secara benar masker serta tidak membawanya.

Maka dari itu berdasarkan Inpres No 6 Tahun 2020 mereka kami berikan tindakan langsung berupa teguran lisan,” tutur dia.

Dia pun berharap dengan Operasi Yustisi penegakan penggunaan mas­ker dapat menimbulkan kesadaran masya­rakat dan menjadi fesyen masa kini di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Penggunaan masker men­jadi salah satu cara kita agar ter­hin­dar dari paparan Covid-19. Selain dari pada 3M lainnya men­cuci tangan dan menjaga jarak,” ujarnya.

Satgas Covid-19 Pusat menyam­pai­kan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir hingga saat ini. Pemerintah pusat terus berupaya agar rantai penularan Covid-19 bisa ditekan, salah satunya dengan merencanakan pengadaan vaksin Covid-19.

Akan tetapi tanpa dukungan masyarakat, program vaksinasi tentu tidak akan bisa berjalan lancar apalagi menekan penularan Covid-19.

Masyarakat perlu proaktif dengan cara terus disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M bahkan sampai nanti vaksin sudah hadir.

Dokter Elizabeth Jane Soe­pardi MPH, Pakar Imunisasi men­je­las­kanprotokol kesehatan 3M ini berdasarkan penelitian dari WHO dan telah ditetapkan sebagai standar bagi semua negara.

“Jadi, kalau kita tidak melakukan apa-apa kemungkinan kita tertular Covid-19 itu 100 persen. Namun kalau kita mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik, itu menurunkan risiko penularan hingga 35 persen.

Kalau kita menggunakan masker biasa yang tiga lapis, akan mampu menurunkan risiko penularan hingga 45 persen, kalau kita menggunakan masker bedah yang warnanya hijau atau biru menurunkan risiko penularan hingga 70 persen, dan kalau kita menjaga jarak aman, akan menurunkan risiko penularan hingga 85 persen.

Jadi yang berkerumun itu saya rasa keterlaluan sekali karena abai kepada dirinya sendiri dan orang di sekitarnya,” ujarnya pada acara Dialog Produktif, bertema “Siapkan Kedatangan Vaksin” yang diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) baru-baru ini. (isr/snd)

Be the first to comment on "Vaksinasi Sukses Jika Didukung 3M"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: