Peserta UTBK Mandiri Unsil Bersaing Ketat

UJIAN MANDIRI. Peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Mandiri Unsil saat mengisi jawaban Kamis (3/9/2020).

TASIK – Sebanyak 4.900 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Mandiri Unsil pada 31 Agustus sampai 6 September 2020.

Wakil Rektor I Unsil Bidang Akademik dan Kerja Sama Prof Dr H Deden Mulyana SE MSi mengatakan calon mahasiswa masih berkesempatan untuk berkuliah di Unsil dengan jalur seleksi Mandiri.

Namun mereka harus mengikuti seleksi dengan ketat, karena banyak peminat, sehingga akan lebih keras bersaingnya.

”Peminat UTBK Mandiri sekitar 10.000 orang yang mendaftarkan diri. Sedangkan yang mendapatkan kartu ujian ada 4900 orang, ini terus berlangsung sampai 5 September (2020),” kata Prof Dr H Deden Mulyana SE MSi kepada radartasik.id, Kamis (3/9/2020).

“Sedangkan kuota diterima ada 800 mahasiswa. Jadi harus bersaing dengan ketat,” tambahnya.
Termasuk untuk program beasiswa KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) dan tahfiz lumayan banyak.

PENGECEKAN KESEHATAN. Petugas saat mengecek kesehatan para peserta UTBK Mandiri di pintu masuk kampus Unsil Kamis (3/9/2020).

Karena Unsil mendapatkan kuota minimal 20 persen dari pemerintah untuk semua jalur penerimaan mahasiswa baru. Untuk jalur Mandiri per hari ini yang mendaftar lewat KIP-K sebanyak 1.506 orang dan jalur hafiz ada 25 orang.

“Animo menggunakan KIP-K lumayan banyak. Misalnya pun diterima kebanyakan menggunakan KIP-K kita akan melakukan verifikasi lebih lanjut dengan home visit,” ujarnya.

“Kategori yang mendapatkan beasiswa KIP-K dari pendapatan orang tuanya kurang dari UMR dan kondisi rumah kurang layak serta mempunyai kartu menunjang masyarakat kurang mampu,” kata dia menjelaskan.

Menerapkan Protokol Kesehatan

Selama penyelenggaraan ujian berbasis komputer, panitia menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Itu hasil kerja sama dengan Tim Operasi Satgas Covid-19.

“Adanya protokol kesehatan yang ketat ini sehingga dapat berjalannya ujian mandiri dengan aman,” ujarnya.

Penerapan protokol kesehatan dengan ketat, karena pada 16 September 2020 juga Unsil akan melakukan pelantikan mahasiswa baru. Pelantikan tersebut diikuti perwakilan setiap program studi dan civitas akademika Unsil.

“Semuanya untuk menjaga aktivitas pembelajaran mahasiswa pada 21 September (2020) agar bisa berjalan dengan baik dan lancar,” terangnya.

Prof Dr H Deden Mulyana SE MSi Wakil Rektor I Unsil Bidang Akademik dan Kerja Sama

Kepala UPT TIK Unsil Adi Khairul menyampaikan peserta yang sudah mendaftar pada jalur Mandiri akan melakukan ujian tulis berbasis komputer (UTBK).

“Setiap harinya ada tiga sesi atau 245 orang melakukan ujian mandiri,” ujarnya.
Ia merinci, ada 13 ruangan yang dipakai UTBK Mandiri. Pesertanya per ruangan diisi 10 sampai 15 peserta ujian.

“Bersyukur pelaksanaannya berjalan lancar. Seperti jaringan normal dan perangkat sudah dipersiapkan untuk UTBK Mandiri,” kata dia.

Setelah selesai menjalani UTBK Mandiri, peserta tes tinggal menunggu pengumuman hasil dari Unsil. “Jadi nilai yang tertinggi dari UTBK ini bisa diterima di Unsil,” jelasnya. (riz)

Be the first to comment on "Peserta UTBK Mandiri Unsil Bersaing Ketat"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: