Muhammadiyah Gandeng BSN, Permudah Warga Miliki Rumah Subsidi dan Nonsubsidi

RumahMu Buka Jalan untuk Warga Muhammadiyah
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tasikmalaya bersama Bank Syariah Nasional (BSN) melaksanakan wawancara massal untuk program RumahMu di Aula SMK Muhammadiyah Tasikmalaya, Rabu (4/11/2026). istimewa
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Impian memiliki rumah sendiri kini punya jalan yang lebih terbuka bagi warga Muhammadiyah.

Melalui program RumahMu, Muhammadiyah menggandeng PT Bank Syariah Nasional (BSN) untuk memperluas akses pembiayaan hunian, baik rumah subsidi maupun nonsubsidi.

Program yang diinisiasi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Majelis Ekonomi dan Bisnis tersebut menargetkan fasilitasi kepemilikan 1.000 rumah.

Baca Juga:FKS Kota Tasikmalaya Terus Perkuat Gerakan Pengelolaan Sampah Rumah TanggaHonda DAM Beri Diskon Servis 30 Persen untuk Pelajar dan Mahasiswa di Jawa Barat

Sasarannya bukan hanya guru dan dosen, tetapi juga karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta warga persyarikatan di berbagai tingkatan organisasi.

Langkah ini menjadi salah satu upaya menjawab persoalan kebutuhan hunian yang kerap berhadapan dengan keterbatasan kemampuan finansial.

Sebab, memiliki rumah bukan sekadar soal keinginan, tetapi juga membutuhkan akses pembiayaan yang sesuai dengan kondisi ekonomi calon pemiliknya.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tasikmalaya, Asep Rahmat mengatakan, kerja sama PP Muhammadiyah dengan BSN telah disepakati melalui penandatanganan nota kesepahaman pada 24 Februari 2026.

Kesepakatan tersebut kemudian ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir bersama Direktur Utama BSN di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) pada Juni 2026.

Menurut Asep, RumahMu menyediakan dua kategori pembiayaan, yakni rumah subsidi dan nonsubsidi.

Calon peserta nantinya akan melalui proses pendataan, wawancara, serta pemeriksaan administrasi untuk menentukan kategori pembiayaan yang sesuai.

Baca Juga:Penanganan Genangan di Kota Tasikmalaya Terkendala Kewenangan, Sungai Ciloa dan Cikalang Perlu KolaborasiGenangan di Kota Tasikmalaya Bukan Sekadar karena Hujan, Sampah dan Kabel Utilitas Hambat Saluran

Tahapan tersebut mencakup pemeriksaan kelengkapan dokumen kependudukan hingga pembuatan rekening sebagai bagian dari proses pengajuan pembiayaan.

“Tahap berikutnya nanti ada pengklasifikasian apakah subsidi, nonsubsidi, dan lain-lain. Jadi kami sinergi, kolaborasi dengan BSN,” ujarnya kepada Radar, Rabu (4/11/2026).

Di Kota Tasikmalaya, PDM mulai bergerak menjaring calon peserta program. Kegiatan pendataan dan penjaringan berlangsung di Aula SMK Muhammadiyah Tasikmalaya selama dua hari, Rabu (4/11/2026) hingga Kamis (5/11/2026).

Pada hari pertama, penjaringan menyasar seluruh civitas Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS).

Sementara pada hari kedua, giliran guru, karyawan AUM, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), serta warga Muhammadiyah yang dilibatkan.

Asep menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah pertemuan yang sebelumnya telah dilakukan. Penjaringan di tingkat daerah pun mulai mendapatkan respons positif.

Sejumlah warga persyarikatan, termasuk karyawan UMTAS dan anggota PCM, bahkan telah menyatakan ketertarikannya untuk mendaftar.

0 Komentar