Langkah Besar SOG Tasikmalaya, Tak Lagi Sebatas Komunitas Pecinta Vespa

HUT SOG TASIKMALAYA ke-25
Para pecinta vespa melakukan city riding di perayaan HUT SOG Tasikmalaya ke-25, Sabtu (31/10/2026). (Ujang Nandar/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID–Para pecinta vespa yang tergabung dalam Scooter Owners Group (SOG) Tasikmalaya memperingati perjalanan komunitas mereka yang sudah berusia 25 tahun di Hotel Mandalawangi, Sabtu (31/10/2026). Di usia seperempat abad ini, komunitas yang dipimpin Tantan Ridwan ini mengambil langkah besar yang membawa SOG bermetamorfosa menjadi organisasi resmi.

Perayaan tersebut dimeriahkan oleh berbagai kegiatan dari mulai city riding di mana ratusan vespa berkonvoi di seputar Kota Tasikmalaya dan juga gerakan bakti sosial pemberian santunan untuk warga tidak mampu. Ditambah dengan bazar UMKM, serta acara hiburan yang menguatkan persaudaraan para pemilik vespa.

Momen tersebut bukan hanya dirayakan oleh pecinta vespa di Tasikmalaya saja, SOG dari berbagai daerah di wilayah Jawa Barat bahkan dari Palembang turut serta datang ke lokasi. Hadir juga para tokoh SOG serta sejumlah pejabat pemerintah baik eksekutif maupun legislatif.

Baca Juga:Di Saresahan Kepemudaan, Wali Kota Tasikmalaya Paparkan Asta Cita Presiden Supaya Dipahami Para PemudaProgram RTLH Belum Bisa Bantu Lansia dan Cucu Disabilitas yang Tinggal di Gubuk Pusat Kota Tasikmalaya

Sekretaris Umum SOG Tasikmalaya Opik Taupikul Haq menerangkan bahwa 25 tahun merupakan perjalanan yang tidak sebentar. Namun pihaknya bersyukur pengurus dan anggota SOG Tasikmalaya tetap solid dan menjaga persaudaraan. “Insyaallah ke depannya pun kami tetap solid,” ucapnya.

Tahun ini, SOG Tasikmalaya juga mengambil langkah besar, menjadi sebuat organisasi masyarakat yang resmi terdaftar di Kesbangpol. Hal ini menjadi babak baru bagi SOG Tasikmalaya yang tidak lagi sebatas komunitas pemilik vespa. “SKT dari Kesbangpol alhamdulillah sudah keluar,” ujarnya.

Meskipun sebagai komunitas, lanjut Opik, sebelumnya SOG Tasikmalaya sudah sering melakukan gerakan-gerakan sosial untuk masyarakat. Hanya saja berjalan begitu saja tanpa diprogram secara khusus dan diekspos. “Tidak jauh berbeda dengan komunitas lainnya, kami laksanakan bakti sosial untuk masyarakat,” ucapnya.

Setelah menjadi organisasi yang resmi, tata kelola kepengurusan pun akan lebih profesional. Namun yang lebih penting, keberadaan SOG Tasikmalaya ke depannya diharapkan bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat secara konsisten. “Ya tentunya kita akan punya program kerja layaknya organisasi, dan tentunya target kita adalah kemanfaatan untuk masyarakat dan memperkuat persaudaraan,” tandasnya.(Rangga Jatnika)

0 Komentar