Musim Hujan Bikin Jalan Licin, Ini 4 Teknik Aman Berkendara Motor agar Terhindar dari Kecelakaan

Musim Hujan
Berkendara saat hujan membutuhkan konsentrasi ekstra dan kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi jalan. (DAM for Radartasik.id)
0 Komentar

2. Perlebar Jarak Aman dengan Kendaraan di Depan

Menjaga jarak aman menjadi semakin penting ketika hujan turun. Selain daya cengkeram ban yang berkurang, pengendara juga harus menghadapi keterbatasan pandangan akibat air hujan dan cipratan kendaraan lain.

Dalam kondisi normal, aturan jarak waktu minimal tiga detik dapat digunakan sebagai acuan awal. Namun, ketika jalan basah atau hujan semakin deras, jarak tersebut sebaiknya ditambah sesuai kecepatan, kondisi ban, dan situasi lalu lintas.

Cara sederhananya, pengendara dapat memilih benda tetap di pinggir jalan sebagai patokan. Ketika kendaraan di depan melewati benda tersebut, hitung waktu hingga motor mencapai titik yang sama.

Baca Juga:Jangan Tunggu Motor Kehilangan Tenaga! Kenali 5 Gejala Kampas Kopling Aus Sebelum TerlambatUsai Honda Bikers Day 2026, Ini 7 Tips Merawat Motor agar Tetap Prima Setelah Touring Jarak Jauh

Jika waktu yang dibutuhkan terlalu singkat, berarti jarak dengan kendaraan di depan masih terlalu dekat. Kurangi kecepatan secara perlahan untuk memberikan ruang pengereman yang lebih aman.

Jangan hanya terpaku pada kendaraan di depan. Perhatikan pula kondisi lalu lintas di sekitar agar memiliki cukup waktu untuk mengantisipasi pengereman mendadak maupun perubahan arah kendaraan lain.

3. Waspadai Genangan Air dan Kurangi Kecepatan

Genangan air sering kali menjadi jebakan bagi pengendara motor saat musim hujan. Permukaan air yang terlihat tenang belum tentu aman untuk dilewati karena bisa saja menutupi lubang, jalan rusak, atau benda berbahaya.

Pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan sebelum mencapai genangan. Hindari melintasinya dengan kecepatan tinggi karena dapat mengurangi kemampuan mengendalikan kendaraan.

Risiko lainnya adalah aquaplaning, yakni kondisi ketika lapisan air mengurangi kontak antara ban dan permukaan jalan. Akibatnya, kemampuan ban untuk mencengkeram aspal dan mengendalikan arah kendaraan dapat menurun.

Jika genangan tidak dapat dihindari dan masih memungkinkan untuk dilewati, pertahankan arah kemudi agar tetap stabil. Hindari manuver mendadak maupun pengereman keras selama melintasinya.

Namun, apabila kedalaman air tidak diketahui atau terlihat cukup tinggi, sebaiknya jangan memaksakan diri. Mencari jalur alternatif yang lebih aman jauh lebih baik daripada mengambil risiko di jalan.

Baca Juga:Punya Rumah Sendiri Makin Terjangkau? BPJS Ketenagakerjaan Punya Program KPR hingga Rp 500 JutaAsuransi Aing Jabar Perluas Perlindungan Pekerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Dukung Optimalisas

4. Periksa Perlengkapan Berkendara dan Kondisi Motor

Keselamatan berkendara saat hujan tidak hanya bergantung pada keterampilan pengendara. Kondisi kendaraan dan perlengkapan yang digunakan juga memiliki peran penting.

0 Komentar