Musim Hujan Bikin Jalan Licin, Ini 4 Teknik Aman Berkendara Motor agar Terhindar dari Kecelakaan

Musim Hujan
Berkendara saat hujan membutuhkan konsentrasi ekstra dan kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi jalan. (DAM for Radartasik.id)
0 Komentar

BANDUNG, RADARTASIK.ID – Berkendara sepeda motor saat musim hujan bukan sekadar soal mengurangi kecepatan. Kondisi jalan yang licin, genangan air, hingga jarak pandang yang terbatas menuntut pengendara untuk lebih cermat dalam mengendalikan kendaraan. Salah mengambil keputusan, terutama saat mengerem atau menjaga jarak dengan kendaraan lain, bisa meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

Karena itu, pengendara motor perlu memahami teknik berkendara yang tepat ketika hujan turun. Salah satu hal paling penting adalah mengatur pengereman secara bertahap dan memberikan ruang yang cukup dengan kendaraan di depan. Sebab, ketika permukaan jalan basah, daya cengkeram ban terhadap aspal dapat berkurang sehingga kendaraan membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti.

Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM), mengingatkan bahwa berkendara saat hujan membutuhkan konsentrasi ekstra dan kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi jalan.

Baca Juga:Jangan Tunggu Motor Kehilangan Tenaga! Kenali 5 Gejala Kampas Kopling Aus Sebelum TerlambatUsai Honda Bikers Day 2026, Ini 7 Tips Merawat Motor agar Tetap Prima Setelah Touring Jarak Jauh

Menurutnya, pengendara sebaiknya menghindari pengereman mendadak, mengatur kecepatan secara bijak, serta menjaga jarak aman. Cara berkendara yang lebih halus dan terkontrol dapat membantu mengurangi risiko ban kehilangan traksi, terutama ketika melewati jalan licin.

Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan agar tetap aman berkendara motor selama musim hujan?

1. Kuasai Teknik Pengereman, Jangan Mendadak

Salah satu kesalahan yang perlu dihindari ketika berkendara saat hujan adalah menarik tuas rem atau menginjak pedal rem secara tiba-tiba. Pada jalan basah, pengereman terlalu keras berpotensi membuat ban kehilangan daya cengkeram sehingga motor menjadi sulit dikendalikan.

Pengendara disarankan menggunakan rem depan dan belakang secara terkontrol sesuai kondisi jalan. Tekanan rem sebaiknya diberikan secara bertahap agar laju kendaraan berkurang dengan lebih halus.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan. Hindari pengereman keras ketika motor sedang dalam posisi miring karena kondisi tersebut dapat memengaruhi kestabilan kendaraan.

Bagi pengguna motor manual, penurunan gigi secara bertahap juga dapat membantu memperlambat laju kendaraan. Namun, proses tersebut harus dilakukan secara halus agar perubahan putaran mesin tidak mengganggu kestabilan roda.

0 Komentar