TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Raya Noviana Aripin (15), remaja asal Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, dilaporkan belum pulang ke rumah selama sekitar dua pekan setelah berpamitan pergi bermain pada Selasa (13/10/2026).
Keluarga telah berupaya mencari keberadaannya, tetapi hingga kini belum berhasil menemukan Raya. Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya untuk meminta pendampingan pencarian dan pelaporan kepada kepolisian.
Berdasarkan keterangan keluarga, Raya meninggalkan rumah pada hari Selasa sekitar pukul 16.00 WIB. Kala itu ia sempat meminta izin kepada orang tuanya untuk pergi bermain. Pada malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, Raya menghubungi keluarga dan menyampaikan keinginannya untuk menginap di rumah seorang teman di kawasan Cikiray, Kecamatan Singaparna.
Baca Juga:Gen Z Makin Sulit Dinasehati? Orang Tua Punya Peran PentingBeban Zaman Generasi Muda: Antara Potensi, Etika, dan Daya Juang di Tengah Arus Teknologi
Saat itu, sang ibu mengizinkan Raya menginap karena diberi alasan bahwa ibu temannya Raya hendak pergi ke Bandung. Raya diminta menemani temannya tersebut yang bernama Tasya. Ibu Raya meminta agar anaknya kembali ke rumah pada keesokan paginya.
Keluarga sempat menunggu kepulangan Raya hingga siang hari. Karena tidak kunjung pulang, kakaknya berusaha mencari keberadaannya, termasuk mendatangi rumah teman yang disebut menjadi tempat Raya menginap. Akan tetapi, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Kakak Raya, Yunita Askia Aripin, mengatakan, hingga saat ini keluarga masih berusaha mencari adiknya yang sudah sekitar dua minggu tidak pulang.
“Kurang lebih dua mingguan,” ujarnya saat menjelaskan waktu hilangnya Raya.
Menurut Yunita, komunikasi dengan Raya masih berlangsung melalui telepon seluler. Ponsel adiknya disebut masih aktif. Meski demikian, pihak keluarga meragukan komunikasi itu lantaran belum berhasil menemukan Raya secara langsung.
Keluarga juga telah berusaha mendatangi rumah teman Raya di kawasan Cikiray, Singaparna. Dari penuturan Yunita, mereka tidak menemukan Raya di lokasi tersebut, meskipun sandal milik adiknya sempat terlihat masih ada di rumah itu.
Terkait kondisi keluarga sebelum Raya meninggalkan rumah, Yunita menyebut pernah terjadi pertengkaran biasa antara kakak dan adik. Namun, ia tidak menyampaikan adanya persoalan lain yang dapat dipastikan menjadi penyebab Raya tidak kembali ke rumah.
