Karena itu, pencari kerja yang berminat bekerja di luar negeri perlu mencermati legalitas perusahaan penempatan, persyaratan pekerjaan, serta ketentuan keberangkatan sebelum mengambil keputusan.
Kolaborasi penyelenggaraan kegiatan ini melibatkan Disnaker Kota Tasikmalaya, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya. Pelaksanaannya juga mendapat dukungan Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital.
Bagi pencari kerja, ribuan lowongan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas pilihan karier.
Baca Juga:Denda PBB-P2 di Kota Tasikmalaya Dihapus Total, Tunggakan Lama Bisa Dipangkas 100 PersenGP Ansor Kritik Arah Pembangunan Kota Tasikmalaya, Jangan Cuma Bangga Jadi Kota Santri
Namun, besarnya jumlah posisi yang tersedia tetap perlu diimbangi dengan kecocokan kualifikasi, kompetensi, dan kelengkapan dokumen pelamar.
Sebab, lowongan boleh berjumlah ribuan, tetapi pekerjaan yang sesuai tetap membutuhkan persiapan.
Masyarakat yang ingin mengikuti Tasikmalaya International Job Fair 2026 dapat melakukan pendaftaran secara gratis melalui situs resmi Disnaker Kota Tasikmalaya di [https://disnaker.tasikmalayakota.go.id/jobfair](https://disnaker.tasikmalayakota.go.id/jobfair) atau memindai kode QR pada poster resmi kegiatan.
Setelah mengakses tautan tersebut, calon peserta perlu melengkapi biodata sesuai identitas, termasuk informasi pendidikan, alamat, dan status disabilitas. Peserta kemudian melakukan verifikasi dan menyelesaikan proses pendaftaran.
Bukti pendaftaran berupa tangkapan layar atau cetakan kode QR beserta jadwal kunjungan perlu disimpan untuk ditunjukkan kepada petugas saat memasuki lokasi kegiatan.
Tasikmalaya International Job Fair 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan rincian sebagai berikut:
* Jumat, 30 Oktober 2026: pukul 13.00–20.00 WIB.
* Sabtu, 31 Oktober 2026: pukul 11.00–20.00 WIB.
* Lokasi: Atrium Ground Floor Asia Plaza, Kota Tasikmalaya.
* Biaya pendaftaran: gratis.
Dengan jumlah pendaftar yang telah menembus 4.000 orang, calon peserta diharapkan memanfaatkan waktu sebelum pelaksanaan untuk memeriksa informasi lowongan, menyiapkan CV, serta memastikan persyaratan setiap posisi yang diminati.
Baca Juga:Ohan Hafidz Gelombang II Diluncurkan, Kota Tasikmalaya Lanjutkan Pembinaan Generasi Qur’aniBaru Dilantik, Gekrafs Kota Tasikmalaya Buktikan Kinerja Lewat Pekraf dan Dipuji Wamenekraf
Pada akhirnya, job fair bukan sekadar tempat berburu lowongan. Ajang ini menjadi ruang pertemuan antara kebutuhan perusahaan dan harapan pencari kerja.
Tantangannya, memastikan peluang yang tersedia benar-benar berujung pada penempatan kerja, bukan berhenti sebagai deretan angka di atas kertas. (rezza rizaldi)
