Stok Darah RSUD dr. Soekardjo Terbantu, Ratusan Prajurit Macan Putih Turun Tangan

Stok Darah Menipis, Prajurit Bergerak
Manajemen RSUD dr. Soekardjo difoto bersama jajaran prajurit Yonif TP 939 Macan Putih disela kegiatan donor darah, Kamis (22/10/2026). istimewa
0 Komentar

Harapan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pemenuhan kebutuhan darah tidak cukup mengandalkan kegiatan insidental.

Partisipasi masyarakat dan kesinambungan aksi donor diperlukan agar persediaan darah lebih terjaga ketika pasien membutuhkannya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Soekardjo, Dr. dr. Titie Purwaningsari, menyosialisasikan aplikasi Si Dara atau Sistem Informasi Donor Darah.

Baca Juga:Retribusi Kios Pasar Kota Tasikmalaya Bakal Naik 25 Persen, Pedagang Minta Tunggakan DihapusIronis, Warga Belakang Bale Kota Tasikmalaya Kesulitan Air Bersih

Inovasi tersebut dikembangkan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi dan mengikuti proses donor darah.

Titie menjelaskan, aplikasi Si Dara dapat membantu efisiensi pendaftaran, pendataan pendonor, serta penyampaian informasi mengenai stok darah.

Dengan dukungan teknologi, masyarakat diharapkan semakin mudah berpartisipasi dalam kegiatan donor.

“Si Dara ini bermanfaat untuk efisiensi waktu pendaftaran, pendataan pendonor, dan informasi stok darah. Jadi masyarakat bisa lebih mudah jika ingin donor,” jelas Titie.

Ia pun mengajak masyarakat agar tidak ragu mendonorkan darah selama memenuhi persyaratan kesehatan.

Selain membantu pasien yang membutuhkan transfusi, donor darah juga menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang dapat dilakukan secara langsung.

“Donor darah itu tidak hanya membantu orang lain tapi juga bermanfaat untuk kesehatan sendiri. Dengan donor rutin, tubuh kita menjadi lebih sehat dan bugar. Mari kita budayakan donor darah,” pungkasnya.

Baca Juga:Kota Tasikmalaya Gaungkan Santri Melek Teknologi dan InovasiBukan Sekadar Viral, Pemuda Tasikmalaya Harus Jadi Agen Perubahan

Aksi prajurit Macan Putih ini menjadi salah satu cara memaknai usia ke-25 Kota Tasikmalaya.

Di tengah berbagai agenda perayaan, kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi ukuran penting: seberapa jauh sebuah kegiatan mampu memberi manfaat setelah acara usai. (rezza rizaldi)

0 Komentar