TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID –Momen HUT Kota Tasikmalaya ke-25 diwarnai pertengkaran dan kegaduhan yang berkaitan dengan event festival lampu Lumiland di Dadaha. Media sosial pun ramai memperdebatkan acara tersebut, dari mulai harga tiket yang dinilai mahal, hingga mempersoalkan konsep pesta rakyat.
Sebagaimana diketahui, festival lampu Lumiland ini menjadi salah satu bagian dari agenda event HUT Kota Tasikmalaya ke-25. Bahkan pembukaannya pun dihadiri oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan.
Di postingan awal mengenai pembukaan event, unggahan facebook Radartasik.id dibanjiri komentar warganet yang mengeluhkan mahalnya harga tiket masuk. Bahkan ada yang menyebut penyelenggaraan dalam rangka perayaan HUT Kota Tasikmalaya kurang pas jika menerapkan tiket berbayar.
Baca Juga:BPK Bongkar Hitungan SiLPA Pemkot Tasikmalaya!Penataan Dadaha Kurang Progresif, Pemkot Tasikmalaya Masih Siapkan Masterplan
Seperti halnya akun Nurdien yang mempersoalkan tarif berbayar untuk event perayaan HUT Kota Tasikmalaya. Sehingga dianggap pemerintah berbisnis dengan masyarakat di momen tahunan ini. “Kata nya ultah kota tasik.tapi ada tiket masuk mahal lagi,harusnya d geratiskn klw emang ultah kota tasik malaya.tuh kaya ultah kabupaten tasikmalaya di geratiskan wlau pun banyak artis ibu kota,” tulisnya.
Perdebatan pun berlanjut mengenai pembagian tiket gratis untuk siswa SD yang dianggap membebani orang tua. Karena sebagian anak memaksa ingin datang ke event tersebut karena gratis, hanya saja orang tua merasa berat dengan biaya tiket.
Bahkan ada orang tua yang mengungkapkan keresahan tersebut dengan mengunggah anaknya yang menangis ingin berangkat. Sedangkan biaya tiket Rp 35 ribu baginya cukup berat sebatas melihat hiasan lampu.
Kondisi itu pun memicu beragam reaksi dan komentar dari warganet, sebagian menilai bahwa demi anak orang tua harus berkorban, ada yang menyebut tak perlu memaksakan diri jika tidak mampu. Namun ada juga yang berpendapat trik marketing tiket gratis menyulitkan orang tua. “Nyangsarakeun rakyat leutik,” ungkapnya.
Terlepas dari banyaknya kontroversi yang mengeluhkan tiket berbayar Lumiland, tidak sedikit juga warga yang mengunjungi dan menikmati event festival lampu tersebut. Bahkan sejak 19 Oktober 2026, penyelenggara pun menurunkan harga tiket tang sebelumnya dewasa Rp 35.000 menjadi Rp 30.000 dan untuk anak yang awalnya Rp 25.000 menjadi Rp 20.000.
