Milangkala Pangandaran ke-14, Pemkab Datangi Presidium Usai Ziarah

Naik Bus Berdalih Efisiensi
Bupati Pangandaran dan jajaranya saat menyambangi kediaman tokoh presidiun pemekaran Kabupaten Pangandaran Selasa (20/10/2026). Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Menjelang Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran menyambangi kediaman tokoh presidium pemekaran, H Supratman, Selasa (20/10/2026).

Namun, ada catatan soal urutan agenda: rombongan pemerintah daerah lebih dulu berziarah, baru mendatangi tokoh yang ikut memperjuangkan lahirnya Kabupaten Pangandaran.

Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama jajaran kepala dinas dan perangkat daerah datang untuk bersilaturahmi, meminta doa, sekaligus menyampaikan undangan secara langsung kepada H Supratman agar menghadiri puncak Milangkala ke-14 pada 25 Oktober 2026.

Baca Juga:Bukan Sekadar Viral, Pemuda Tasikmalaya Harus Jadi Agen PerubahanLaptop Kreator Makin Perkasa! ASUS ProArt P14 dan P16 dengan Nvidia RTX Spark Resmi Hadir

“Kami datang ke Pak H Supratman minta doa dan menyampaikan undangan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk mendengar pesan dari salah satu tokoh yang terlibat dalam perjuangan pemekaran Pangandaran dari Kabupaten Ciamis.

Citra menyampaikan, H Supratman memberikan pesan agar pemerintah daerah tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Tadi ada pesan dari Pak H Supratman bahwa jika bupati bersama rombongan tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat, beliau selalu ada untuk kita semua,” katanya.

Menurut Citra, silaturahmi dengan para tokoh presidium pemekaran merupakan agenda rutin setiap menjelang peringatan hari jadi daerah.

Meski demikian, pelaksanaan kali ini diawali dengan ziarah kubur sebelum rombongan berkunjung ke kediaman H Supratman.

“Harusnya memang ke tokoh presidium dulu baru ziarah,” ucapnya.

Pernyataan itu menjadi catatan tersendiri dalam rangkaian peringatan hari jadi.

Baca Juga:Mahasiswa Filipina Bakal Magang di Kota Tasikmalaya, Peluang Ekspor UMKM TerbukaMahasiswa Bisnis Pariwisata UMB Siap Hadapi Pasar Global, Perkuat Narasi dan Literasi Digital

Sebab, di balik seremoni milangkala, ada sejarah perjuangan pemekaran yang turut membentuk Kabupaten Pangandaran hingga seperti sekarang.

Pemkab Pangandaran juga berencana menyambangi sejumlah tokoh presidium lainnya, di antaranya Wagiman, Andis, mantan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Ujang Endin, serta beberapa tokoh lain.

Di sisi lain, rombongan bupati dan jajaran pejabat menggunakan satu bus untuk melakukan kunjungan.

Citra menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran, alih-alih menggunakan kendaraan dinas masing-masing.

“Pakainya bus itu efisiensi anggaran,” ujarnya.

Efisiensi tersebut menjadi salah satu hal yang disorot dalam kunjungan menjelang milangkala.

Namun, lebih dari sekadar urusan kendaraan dan rangkaian acara, peringatan hari jadi juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menjaga hubungan dengan para tokoh yang ikut memperjuangkan berdirinya Kabupaten Pangandaran. (deni nurdiansah)

0 Komentar