Kebakaran Toko Kelontong di Mangunjaya Pangandaran, Barang Dagangan Ludes Dilalap Api

Si Jago Merah Mengamuk
Api saat membakar toko kelontongan di Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Selasa (20/10/2026). istimewa
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Si jago merah mengamuk di sebuah toko kelontong milik warga di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Selasa (20/10/2026).

Kobaran api yang membesar dari bagian atap bangunan melalap barang dagangan di dalam toko hingga ludes.

Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar. Asap tebal membubung dari bangunan yang terbakar, sementara warga berupaya memadamkan api secara swadaya menggunakan peralatan seadanya.

Baca Juga:Bukan Sekadar Viral, Pemuda Tasikmalaya Harus Jadi Agen PerubahanLaptop Kreator Makin Perkasa! ASUS ProArt P14 dan P16 dengan Nvidia RTX Spark Resmi Hadir

Upaya itu dilakukan untuk menekan kobaran api agar tidak merembet ke permukiman di sekitarnya.

Kepala Desa Jangraga, Feri Keptina, membenarkan kebakaran yang terjadi di kawasan perbatasan Desa Sindangjaya dan Desa Jangraga tersebut.

Ia menyebut api berhasil dipadamkan setelah upaya penanganan dilakukan.

Mengingat besarnya kobaran api, pemerintah desa bergerak meminta bantuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangandaran.

Bantuan juga diminta dari pos Damkar Banjarsari, Kabupaten Ciamis, yang lokasinya dinilai lebih dekat dengan titik kebakaran.

“Kan dekat dengan Banjarsari, kita juga minta tolong ke Damkar Banjarsari,” ujar Feri.

Meski api berhasil dipadamkan, penyebab kebakaran belum diketahui.

Sementara itu, nilai kerugian yang dialami pemilik toko juga belum dapat dipastikan karena masih dalam proses asesmen.

Pemerintah desa bersama aparat setempat turut membantu penanganan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali membesar.

Baca Juga:Mahasiswa Filipina Bakal Magang di Kota Tasikmalaya, Peluang Ekspor UMKM TerbukaMahasiswa Bisnis Pariwisata UMB Siap Hadapi Pasar Global, Perkuat Narasi dan Literasi Digital

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai sumber api maupun total kerugian akibat kebakaran tersebut.

Penyebab dan nilai kerugian masih menunggu hasil pendataan lebih lanjut. (deni nurdiansah)

0 Komentar