290 Atlet dari 18 Kota dan Kabupaten Berebut Tiket Prestasi di GOR Susi Susanti, PBSI Jabar Bidik Kejurnas

Kejurprov PBSI Jawa Barat 2026 di Kota Tasikmalaya
Pertandingan remaja perorangan di kelas tunggal remaja putera dalam Kejurprov PBSI Jawa Barat di GOR Susi Susanti, Senin (19/10/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Jawa Barat 2026 di Kota Tasikmalaya menjadi panggung penting bagi pembinaan sekaligus seleksi atlet bulu tangkis potensial.

Sebanyak 290 atlet dari 18 kabupaten/kota ambil bagian dalam persaingan kelompok remaja dan taruna di GOR Susi Susanti, Dadaha, 19–24 Oktober 2026.

Tak sekadar mengejar gelar juara, kejuaraan ini menjadi ajang mengukur kualitas pembinaan daerah.

Baca Juga:Sinergi Foundation Ajak Publik Ubah Solidaritas Palestina Jadi Aksi NyataHonda Stylo 160 Bidik Gaya Hidup Komunitas, Riding Kini Berpadu Musik dan Fashion

Para atlet muda dituntut membuktikan kemampuan di lapangan, sementara Pengprov PBSI Jawa Barat membidik lahirnya wakil-wakil terbaik untuk bersaing di tingkat nasional.

Wakil Sekretaris Umum Pengprov PBSI Jawa Barat, Ma’sum Husain, mengatakan, penyelenggaraan Kejurprov memiliki dua target utama, yakni kesuksesan pelaksanaan dan pencapaian prestasi atlet.

Menurut dia, Kota Tasikmalaya ditunjuk oleh Pengprov PBSI Jawa Barat sebagai tuan rumah kejuaraan tahunan tersebut.

Penyelenggaraan ini sekaligus menjadi bagian dari agenda pembinaan yang harus dijalankan secara berkelanjutan.

“Yang pertama tentu sukses pelaksanaan sebagai tuan rumah. Yang kedua, untuk berprestasi,” ujarnya kepada Radar, Senin (19/10/2026).

Ma’sum menjelaskan, kelompok remaja menjadi salah satu tahapan penting untuk menyaring bibit-bibit potensial dari kabupaten dan kota.

Atlet yang berkembang di kelompok tersebut diharapkan dapat melanjutkan proses pembinaan hingga kelompok taruna.

Baca Juga:Musim Hujan Segera Tiba, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar5.500 Lowongan Kerja Dibuka di Kota Tasikmalaya, Peluang Tembus 18 Negara

Sementara itu, persaingan di kelompok taruna menjadi momentum untuk mengukur kesiapan atlet terbaik Jawa Barat sebelum melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi.

Ma’sum menyebutkan, peluang Jawa Barat untuk bersaing di tingkat nasional cukup terbuka.

Selama ini, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta menjadi provinsi yang diperhitungkan dalam peta persaingan bulu tangkis nasional.

Kendati demikian, ia mengingatkan agar potensi tersebut tidak membuat para atlet dan jajaran pembinaan terlena.

“Peluangnya pasti ada. Di kelompok taruna ada lima nomor yang dipertandingkan, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Di setiap nomor ada peluang, tetapi kita juga tidak bisa jumawa karena provinsi lain pasti mempersiapkan atletnya,” jelasnya.

Dengan persaingan yang merata di setiap nomor, Kejurprov menjadi ujian untuk membuktikan bahwa potensi atlet tidak cukup hanya terlihat dalam latihan.

0 Komentar