TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Wisata paralayang tandem di kawasan Pasirgowong, Desa Nanggewer, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, kembali beroperasi secara rutin setiap Minggu. Namun, pengembangan wisata dirgantara ini masih menghadapi kendala ketersediaan pilot tandem lokal sehingga penyelenggara masih mendatangkan tenaga profesional dari luar daerah.
Wisata paralayang tandem menawarkan pengalaman terbang bersama pilot profesional sembari menikmati panorama alam dan permukiman dari ketinggian. Kembali beroperasinya aktivitas ini menjadi peluang untuk mengembangkan wisata petualangan sekaligus mengoptimalkan potensi alam Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Paralayang Kabupaten Tasikmalaya, Budiana Rofiki, mengatakan, aktivitas paralayang tandem sebenarnya sudah pernah dikembangkan di daerah tersebut. Namun, kebutuhan pilot profesional masih dipenuhi dari luar Kabupaten Tasikmalaya, termasuk dari kawasan Puncak.
Baca Juga:Dokter Keliling Gerindra Sambangi Cineam Tasikmalaya, Ratusan Warga Dapat Pengobatan GratisKetika Sekolah Tak Lagi Aman, Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Soroti Kasus Perundungan yang Memakan Korban
“Dulu sudah pernah, Kang. Tapi pilotnya masih dari luar Kabupaten Tasikmalaya, masih dari Puncak,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi serupa juga terjadi ketika ada permintaan wisata paralayang tandem di kawasan Gunung Galunggung. Untuk melayani permintaan tersebut, pihaknya masih harus mendatangkan pilot dari luar daerah.
Ketergantungan terhadap pilot dari luar daerah menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan wisata paralayang di Kabupaten Tasikmalaya. Meski kegiatan tetap bisa dilaksanakan, keberlangsungannya bergantung pada ketersediaan tenaga profesional tersebut.
“Keberadaan pilot dari luar daerah memungkinkan kegiatan tetap berjalan, meskipun penyelenggaraannya bergantung pada ketersediaan tenaga profesional tersebut,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Nanggewer, Ikin, membenarkan bahwa aktivitas paralayang tandem di Pasirgowong kembali dibuka. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung setiap Minggu dan terbuka bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mencoba pengalaman terbang.
“Mulai lagi, Pak. Setiap minggu buka tandem. Kalau ada yang mau, tinggal daftar,” katanya.
Berdasarkan materi promosi wisata paralayang tandem Pasirgowong, tarif penerbangan ditawarkan sebesar Rp 500.000 per orang. Biaya tersebut mencakup layanan instruktur master tandem, transportasi dari lokasi pendaratan menuju titik lepas landas di Pasirgowong, petugas darat atau ground crew, pemandu, serta air mineral.
Baca Juga:Musyawarah KADIN Kabupaten Tasikmalaya Bakal Diulang, Dijadwalkan 21 Oktober 2026Lahan Perjuangan Jadi Simbol Harapan, OTL SPP Cineam Tasikmalaya Gelar Syukuran
Dalam penerbangan tandem, wisatawan terbang menggunakan satu wahana bersama pilot yang bertugas mengendalikan paralayang. Dengan demikian, pengunjung dapat menikmati pengalaman terbang tanpa harus mengoperasikan peralatan secara mandiri.
