TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya mulai terasa di tingkat kewilayahan.
Kecamatan Indihiang menjadi kecamatan pertama yang menggelar rangkaian kegiatan dengan menitikberatkan pada manfaat langsung bagi masyarakat.
Kegiatan bertajuk Semarak Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya Tingkat Kecamatan Indihiang itu digelar Kamis (8/10/2026) mulai pukul 07.00 WIB di Halaman Kantor Kecamatan Indihiang.
Baca Juga:Miras Masih Beredar di Kota Tasikmalaya Lewat COD, Belasan Botol Diselipkan dalam Tas RanselTelkomsel-PosDigi Bidik 200 Ribu Agen Pos Lewat Paket Sat Set
Bukan hanya panggung hiburan dan kemeriahan, warga yang datang disuguhi beragam layanan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari.
Mulai senam bersama, donor darah bersama REDDI, cek kesehatan gratis, hingga layanan kontrol IUD gratis dan pemeriksaan HPV DNA.
Di sisi lain, tersedia pula bazar UMKM dan Gerakan Pangan Murah. Layanan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) turut dihadirkan sehingga warga bisa mengakses berbagai pelayanan dalam satu momentum.
Konsep tersebut membuat perayaan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya tidak melulu berbicara soal pesta.
Semangatnya diarahkan agar momentum seperempat abad Kota Tasikmalaya benar-benar terasa di tengah masyarakat.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, usia 25 tahun Kota Tasikmalaya bukan sekadar angka yang harus dirayakan.
Menurut dia, momentum tersebut harus mampu menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan langsung masyarakat.
Baca Juga:Proyek Drainase Zig-Zag Cimerak Kota Tasikmalaya Terus Disorot, PUTR: Dikerjakan Pemprov JabarPohon Mahoni di Mangkubumi Kota Tasikmalaya Tumbang Mendadak, Lalu Lintas Sempat Buka Tutup
“Usia ke-25 bukan sekadar angka untuk dirayakan. Kami ingin warga merasakan langsung manfaatnya, mulai dari layanan kesehatan, ruang untuk berkarya, hingga kebersamaan,” kata Viman.
Menurutnya, semangat tersebut menjadi bagian dari tema Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, yakni Langkah Santun Jiwa Tangguh.
Viman menegaskan, ukuran keberhasilan rangkaian Hari Jadi bukan hanya seberapa meriah acara digelar.
Lebih dari itu, kegiatan harus mampu memperkuat identitas daerah, membuka akses layanan, menggerakkan ekonomi, sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Semua kita harus bersama-sama membawa Kota Tasikmalaya ke tingkat yang lebih tinggi dan juga memajukan Kota Tasikmalaya dengan langkah santun, jiwa yang tangguh,” ujarnya.
Kegiatan di Indihiang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 yang digelar di 10 kecamatan dengan jadwal berbeda.
Pemerintah Kota Tasikmalaya ingin perayaan seperempat abad tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, pelaku UMKM dan berbagai unsur lainnya.
