Brigjen TNI Dani Raksa mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi TNI-Polri dan Persada ’92 dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Negara hadir untuk rakyat. TNI-Polri ingin bersumbangsih meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pendidikan. Kami mendukung program pemerintah, seperti air bersih, akses jembatan, serta sarana sekolah, sejalan dengan arahan Bapak Presiden,” ujarnya.
Camat Parungponteng Septedi Satriadi mengapresiasi perhatian Persada ’92 terhadap kebutuhan masyarakat. Menurut dia, bantuan yang mencakup jembatan, air bersih, RTLH hingga fasilitas pendidikan memiliki arti penting bagi warga.
Baca Juga:Cerita Hidup Bupati Herdiat!APBD Perubahan Diketok ketika Pendapatan Kota Tasikmalaya Masih Anjlok
“Terima kasih atas kepedulian untuk membangun jembatan, air bersih, RTLH hingga fasilitas pendidikan,” tuturnya.
Kepala Desa Parungponteng Entis Sutisna juga menyambut baik rencana tersebut. Ia berharap hibah lahan untuk sekolah dapat segera diwujudkan menjadi fasilitas olahraga.
“Rasanya seperti mimpi jadi nyata,” katanya.
Entis menyampaikan terima kasih kepada Kasad, Persada ’92 dan jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya yang turut mengawal rencana pembangunan tersebut.
Menurut dia, keberadaan lapangan olahraga nantinya dapat memberikan ruang aktivitas yang lebih luas bagi siswa. Fasilitas tersebut juga diharapkan ikut mendorong minat belajar anak-anak.
Sementara itu, Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor Caj Dadan Kusnadi mengatakan, pihaknya mendapat kepercayaan untuk ikut mengawal pembangunan tersebut.
“Kodim 0612/Tasikmalaya bangga dipercaya mengawal pembangunan ini. Bukan hanya fisik, baksos kesehatan juga menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” katanya.
Program Persada ’92 tersebut tidak hanya menyasar Parungponteng. Sejumlah desa di Kecamatan Cibalong, Bojonggambir, Jatiwaras, Cigalontang, Karangjaya dan Cisayong juga menjadi sasaran kegiatan.
Baca Juga:Run For Tasik 2026! Lari Lawan Sampah, Jaga Pejuang KebersihanTiga Kawan Jadi Tersangka Pembunuhan Pria Bertato Ciawi Tasikmalaya, Terancam 12 Tahun Penjara
Bantuan juga menyentuh wilayah Kota Tasikmalaya, yakni Kecamatan Tamansari dan Cibeureum.
Di Parungponteng, kebutuhan yang disentuh cukup mendasar: jembatan untuk membuka akses, air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, ruang olahraga untuk siswa hingga rumah layak bagi warga kurang mampu.
Di tengah berbagai kebutuhan tersebut, pembangunan bukan hanya soal mendirikan bangunan. Yang lebih penting, fasilitas itu nantinya benar-benar bisa dipakai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebab, jembatan yang bagus akan kehilangan arti jika hanya berhenti sebagai proyek; begitu pula lapangan dan sumur bor jika tak menjawab kebutuhan warga. (firgiawan)
