Sebuah gol yang sekaligus menjadi penutup pesta Gli Azzurri.
Sementara itu, Sebastiano Esposito mendapatkan nilai 6,5.
Penampilan tersebut menjadi debutnya pada era baru tim nasional Italia di bawah Mancini, sekaligus menjadi kesempatan langka untuk bermain bersama sang adik dalam pertandingan internasional.
Sebastiano aktif mencari koneksi dengan Pio sepanjang pertandingan.
Hubungan kakak-adik itu kemudian melebar ketika mereka bekerja sama dengan Raspadori di lini depan.
Menurut Calciomercato, kombinasi tersebut memberikan energi baru bagi Italia yang sebelumnya sangat membutuhkan permainan lebih ringan dan kreatif.
Baca Juga:Italia Hajar Turki 4-1, Sabatini: Kami Seperti Tim Juara Piala DuniaDaftar 20 Pemain Italia dengan Gaji Tertinggi: Verratti Dibayar Rp600 Miliar, Dimarco Masuk 10 Besar
Sebastiano memang tidak mencetak gol, tetapi kontribusinya dalam membuka ruang dan menghubungkan permainan membuat debutnya dinilai positif.
Ia kemudian digantikan pada menit ke-63.
Penampilan Pio dan Sebastiano juga sejalan dengan analisis Sandro Sabatini mengenai perubahan besar Italia dari pertandingan melawan Belgia.
Jurnalis Italia tersebut sebelumnya menilai keputusan Mancini mengubah komposisi pemain menjadi salah satu alasan utama Italia mampu bangkit dan menghancurkan Turki.
Sabatini secara khusus memuji kombinasi pemain baru yang dimainkan sejak awal, termasuk Sebastiano Esposito.
Menurutnya, perubahan tersebut memberikan Italia sesuatu yang hilang ketika menghadapi Belgia: teknik, kepribadian, dan daya tahan hingga akhir pertandingan.
Sabatini juga menilai kehadiran Esposito bersaudara memberikan dimensi berbeda di lini depan.
Sebastiano dan Pio tidak hanya bermain untuk mencari peluang masing-masing. Keduanya terlihat saling mencari, bertukar posisi, dan berusaha menciptakan ruang untuk pemain lain.
Hal tersebut semakin terlihat ketika mereka membangun koneksi dengan Raspadori.
Baca Juga:Eranio Sarankan Amorim Sederhanakan Peran Luka Modric: Dia Tak Cocok Bermain dengan Dua GelandangGianni Rivera: Saya Tak Lagi Mengikuti AC Milan Sejak Dibeli Orang Amerika
Usai pertandingan, penyerang Italia itu mengungkapkan bahwa gol tersebut ia persembahkan untuk sang nenek yang sedang melalui masa sulit.
“Saya mempersembahkan gol ini untuk nenek saya yang sedang menjalani hari-hari yang tidak mudah. Saya sangat peduli kepadanya,” kata Pio kepada Rai.
Pio juga mengaku masih mengingat dengan jelas pengalaman pertamanya bersama tim nasional Italia tahun sebelumnya.
Karena itu, ia berusaha tidak memberikan tekanan tambahan kepada Sebastiano yang menjalani debut bersama dirinya.
“Saya berusaha agar Sebastiano tidak terbebani tekanan tambahan dan berharap dia benar-benar menikmatinya. Saya senang bisa berbagi kebahagiaan ini dengannya dan berharap kami bisa melakukannya berkali-kali lagi,” ujar Pio.
